Kakam Poncowati Tuntut Pihak SMKN 1 Terbanggibesar Kembalikan Dana Wali Murid Rp 289 Juta Lebih

0
166
Tebas, Poncowati, Pungli di Sekolah
Kakam Poncowati Lamteng Gunawan Pakpahan geram mengetahui adanya dugaan pungli di SMKN 1 Terbanggibesar

RUBRIK, LAMPUNG TENGAH – Polemik penarikan dana oleh Komite Sekolah SMK Negeri 1 Terbanggibesar, Lampung Tengah dinilai sebagai pungutan liar oleh Kepala Kampung Poncowati Gunawan Pakpahan.

Apalagi, kata Gunawan, pungutan tersebut diperuntukkan membayar tunjangan kepala sekolah dan aparatur kepegawaian di sekolah yang notabene pelat merah.

“Untuk itu, saya selalu kepala kampung dan pembina komite meminta pihak sekolah mengembalikan dana wali murid yang sudah dipungut,” tegasnya, Rabu (2/5/2018).

Menurut Gunawan, pungutan oleh pihak sekolah tersebut tergolong pungli dan saat ini nilainya mencapai Rp 289.800.000. Bahkan ironisnya wali murid yang tergolong tidak mampu dan mendapat surat keterangan dari kepala kampung juga tak luput dari pungli.

Salah satu warga Poncowati, Fera membenarkan adanya penarikan dan oleh pihak sekolah. Ia membenarkan adanya penarikan dana komite senilai Rp 3 juta hingga Rp 5 juta per wali murid.”Waktu anak saya naik kelas dua saya dimintai uang pihak sekolah sejumlah 3 Juta per tahun bahkan wali murid yang lain ada yang 5 juta karena berbeda-beda tingkatan naik kelas nya,” Tutur Fera.

Kepala SMKN 1 Terbanggibesar Sungkuni saat ditemui awak media enggan berkomentar dan menyerahkan segala sesuatunya kepada kuasa hukum pihak sekolah.

(rubrikmedia)

LEAVE A REPLY