Ini Peran Nyata Paguyuban Sosial Marga Tionghoa di Kota Metro
RUBRIK, METRO – Walikota Metro Achmad Pairin dan Wakil Walikota Djohan beserta jajarannya menghadiri kegiatan sosial oleh Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kota Metro, yakni bedah rumah warga Kota Metro yang peresmiannya berlokasi di rumah Mujiono, Kelurahan Ganjar Asri, Kecamatan Metro Barat, Jumat (8/9/2017).
Acara tersebut juga turut dihadiri oleh Ketua PSMTI Pusat dan SPDB Pangeran Edward Syah Pernong Sultan Skala Brak yang Dipertuan ke-23, serta Ketua Forum Komunitas Umat Beragama (FKUB) Kota Metro dan Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Metro.
Menurut Ketua PSMTI Kota Metro Gunawan Qie, kegiatan bedah rumah warga Kota Metro merupakan salah satu agenda kerja tahun 2017 PSMTI Metro yang telah dicanangkan pada awal Januari 2017.
Adapun kegiatan ini bertujuan untuk memberikan bantuan kepada masyarakat Kota Metro untuk memiliki rumah yang sehat di atas tanah miliknya sendiri, menumbuhkan kembali semangat gotong royong dari masyarakat sekitar rumah yang dibedah, serta memberikan motivasi kepada masyarakat Tionghoa untuk terus mewujudkan hidup bernegara dan berbangsa yang baik bagi sesama khususnya di Kota Metro.
“Selain itu, PSMTI juga menjadi mitra kerja bagi pemerintah daerah dalam mengentaskan kemiskinan sebagai gerak langkah bersama membangun Bangsa dan Negara,” kata Gunawan.
Gunawan Qie juga menyampaikan bahwa PSMTI Metro telah melakukan pembedahan/pembangunan untuk lima rumah yaitu rumah milik Widi di Yosomulyo Metro Barat, Edi Purwoko di Jembatan Hitam Metro Barat, Mujiono di Ganjar Asri Metro Barat, Martina Kristin di Hadimulyo Timur Metro Pusat, dan Surahman di Yosomulyo Metro Pusat.
“Semoga apa yang telah kami lakukan ini dapat bermanfaat bagi warga dan Kota Metro, dan kami berharap warga Tionghoa Kota Metro terus bergandengan tangan dalam PSMTI untuk mewujudkan kegiatan social yang berguna untuk kita semua khususnya warga Kota Metro,” pesan Gunawan.
Walikota Metro Achmad Pairin mengucapkan terima kasih kepada PSMTI Kota Metro yang telah mengadakan kegiatan bakti sosial bedah rumah Warga Kota Metro.
Ia menyampaikan bahwa PSMTI Metro sangat aktif pada kegiatan yang ada di Kota Metro, di antaranya bedah rumah, operasi katarak, donor darah, jalan sehat, seminar kesehatan wanita, kunjungan ke panti, dan bagi sembako.
Pairin juga mengatakan bahwa program bedah rumah yang dilakukan oleh PSMTI Kota Metro merupakan bukti nyata dalam upaya membantu masyarakat dengan kategori kurang mampu, khususnya kepada Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kota Metro. Sekaligus memotivasi komponen masyarakat agar memiliki rasa kepedulian sosial terhadap warga kurang mampu di lingkungannya masing-masing.
“Mudah-mudahan selain PSMTI, ada organisasi masyarakat lain yang dapat melakukan kegiatan seperti ini, sehingga apa yang menjadi tujuan dan harapan kita bersama dapat kita capai, yakni mewujudkan Kota Metro yang lebih baik lagi,” tambah Pairin.(*)
