Ini Alasan Polisi Belum Rilis Sketsa Kedua Penyerangan Novel Baswedan

0
679
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menunjukkan sketsa wajah terduga pelaku penyerangan terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan, di Kantor Presiden, Jakarta. | ist

Rubrikmedia.com, Jakarta – Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono mengungkapkan alasan sketsa kedua wajah terduga pelaku penyerangan terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi,Novel Baswedan, belum dirilis. “Sejauh ini terkendalanya saksi,” kata Argo di Polda Metro Jaya, Jumat (8/9/2017).

Menurutnya, polisi biasanya membuat sketsa wajah dan mengkroscek kembali ke saksi. Namun, untuk sketsa kedua ini, polisi kesulitan untuk menemui saksi tersebut. “Saksi belum bisa ditemui,” ujarnya.

Perkembangan terakhirnya, dia menyebutkan, polisi sudah memeriksa saksi yang pertama kali menemukan cangkir untuk menyiram air keras ke wajah Novel.

“Berkaitan dengan barang bukti mug (cangkir) kan yang sudah kami periksa saksinya yang ambil pertama siapa, kami periksa dari Inafis juga kami periksa,” kata Argo.

Adapun sketsa wajah yang diduga pelaku penyerangan Novel pertama kali dirilis Kepala Kepolisian RI Jenderal Tito Karnavian, pada 31 Juli 2017. Sketsa yang dirilis Kapolri adalah seseorang yang diduga sebagai penyerang Novel, yang mengendarai motor.

Menurut Tito Karnavian, saksi melihat ada sosok orang yang mencurigakan sebelum penyerangan terjadi. Sosok tersebut berdiri tidak jauh dari masjid tempat Novel Baswedan salat Subuh. (*)

LEAVE A REPLY