HomeBERITA LAMPUNGMETROHasil Akhir, DPRD Sahkan Perda OPD, Kota Metro Terdiri dari 16 Dinas dan 6 Badan

Hasil Akhir, DPRD Sahkan Perda OPD, Kota Metro Terdiri dari 16 Dinas dan 6 Badan

RUBRIK, METRO – Hasil akhir Panitia Khusus (Pansus) Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait jumlah satuan kerja tidak disepakati dalam rapat pleno internal DPRD Kota Metro. Perbedaan ini diketahui dalam rapat paripurna pengesahan peraturan daerah OPD, Kamis (20/10/2016).

Ketua Pansus OPD Nasrianto Effendi mengatakan, tugas pansus berakhir saat menyampaikan hasil akhir pada rapat pleno internal DPRD. Dimana, komposisi yang disampaikan 14 dinas dan tujuh badan. Namun paripurna menjadi 16 dinas dan 6 badan.

“Tapi terjadi beberapa kali perubahan saat pansus mempelajari usulan dari eksekutif. Mulai dari 12 dinas, 13 dinas, hingga terakhir menjadi 14 dinas dan tujuh badan. Kalau ada penambahan dua dinas itu bukan lagi kewenangan pansus,” terangnya seusai paripurna OPD.

Ia menambahkan, penambahan dua dinas dibawa pada rapat fraksi DPRD. Dari tujuh fraksi, lanjut Nasrianto, Fraksi PKS memutuskan untuk tidak ikut ambil bagian pada rapat tersebut.

“Masing-masing dinas dan badan itu juga miliki tipe atau golongan sesuai wilayah atau kota. Seperti Sekretariat Daerah Kota Metro merupakan tipe B, Sekretariat DPRD tipe C, Inspektorat tipe B, dan Satpol PP tipe A,” terangnya.

Sementara untuk Badan Daerah di antaranya Badan Perencanaan Pembangunan Daerah tipe A, Badan Kepegawaian tipe B, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset tipe B, Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah tipe B. Badan Kesbangpol tipe A, dan Badan Penanggulangan Bencana tipe B dan RS A Yani UPT naungan Diskes.

Adapun dalam Perda Tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kota Metro disepakati bahwa Sekretariat Daerah Kota Metro tipe B, Sekretariat DPRD Kota Metro tipe B, Inspektorat Daerah Kota Metro tipe B, dan Satuan Polisi Pamong Praja Kota Metro tipe A.

Kemudian Dinas Daerah Kota Metro, terdiri atas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan tipe A, Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata tipe B, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan tipe A, Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak tipe A, Dinas Kesehatan tipe B, dan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang tipe B.

Selanjutnya Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil Menengah, dan Perindustrian tipe B, Dinas Lingkungan Hidup tipe B, Dinas Perdagangan tipe C, Dinas Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil tipe B, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah tipe B, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu tipe B, dan Dinas Komunikasi dan Informatika tipe C.

Tiga dinas lainnya adalah Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Pemberdayaan Masyarakat tipe C, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman tipe C, dan Dinas Perhubungan tipe C.

Badan Daerah terdiri dari, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah tipe A, Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan tipe B, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah tipe B, Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah tipe B, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik tipe A, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah tipe B.(*)

FOLLOW US ON:
Zaiful Bersama Warga
Pria Asal Klaten Ini
Rate This Article:
NO COMMENTS

LEAVE A COMMENT

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam