Balita Berkelamin Ganda Asal Metro Butuh Uluran Dana Para Dermawan

0
549
Kota metro, Butuh Bantuan, anak sakit perlu bantuan
Muzammil Wafig

RUBRIK, METRO – Muzammil Wafiq, bocah berusia 17 bulan, warga Jalan Kutilang RT 014, RW 003 Kelurahan Purwoasri, Kecamatan Metro Utara diduga mengalami kelainan genetik ambigous genitalia atau yang dikenal umum dengan kelamin ganda.

Anak satu – satu nya dari pasangan Janik Syafroni (25) dan Nafiah (24) ini sangat membutuhkan uluran tangan dari para dermawan guna menjalani pengobatan dan operasi kelamin ke Jakarta.

“Harapannya Pemerintah Kota Metro bisa membantu dana demi kesembuhan anak kami. Selain itu kami juga memohon bantuan dari berbagai kalangan masyarakat, kaum dermawan untuk membantu kami supaya anak kami bisa cepat dioperasi,” ucap Syafroni ayah Muzammil saat mendatangi Kantor PWI Kota Metro beserta anak dan istrinya, Sabtu (10/3/2018).

Pria yang bekerja sebagai tukang jahit ini menceritakan, kondisi buah hatinya yang berkelamin ganda mulai terlihat saat USG dalam kandungan.

“Pertama kami USG di Rumah Sakit Permata Hati, katanya ada kelainan. Terus kata dokternya kami disuruh menyiapkan uang Rp 60 juta biar ketahuan jenisnya laki-laki atau perempuan, nah di situ kami bingung. Itu disarankan waktu masih dalam kandungan umur 8 bulan,” ceritanya.

Selain itu, ayah Muzammil juga mengaku dari lahir hingga memulai pengobatan buah hatinya kerap berganti perawatan di berbagai rumah sakit.

“Nah begitu lahir di rumah sakit AMC ternyata benar seperti yang difoto USG itu. Dari rumah sakit AMC begitu dia lahir kami bawa tempat mertua dan diurusin di sana, tapi setelah satu bulan itu mengalami muntah diare, dan kami bingung harus gimana. Ahirnya kami bawa ke Rumah Sakit Surya Asih Pringsewu, tiga hari tiga malam,” cerita ayah Muzammil.

Kemudian, kata Janik, karena Muzammil kembali sakit akhirnya dibawa ke Rumah Sakit Bintang Amin, Kemiling. Namun rumah sakit tidak sanggup, lalu dirujuk kembali ke Rumah Sakit Muhammadiyah Metro.

“Dari keterangan rumah sakit, pihak rumah sakit menyatakan sakitnya karena dari kelaminnya. Lalu dari Muhammadiyah Metro dirujuklah ke Rumah Sakit Ahmad Yani dan di sana dirawat satu minggu,” jelasnya.

Warga Purwoasri, Kecamatan Metro Utara mengatakan, pihak rumah sakit tidak menyanggupi penanganan secara terus menerus. Mendengar pernyataan tersebut, pihak keluarga membawa Muzammil ke RS Cipto Mangunkusumo Jakarta.

“Setelah dibawa pulang, kambuh lagi dan kami disarankan untuk bawa ke Rumah Sakit Cipto di Jakarta. Saya sempat mengeluh tapi karena sudah begini mau gimana lagi karena kan ini darah daging kita sendiri. Ya kita terima saja ini takdirnya. Sampai sekarang sudah keluar puluhan juta,” keluhnya.

Di hadapan awak media, Janik memohon bantuan untuk menyiarkan informasi yang dialaminya tersebut ke publik. Dengan harapan ada dermawan yang dapat membantu.

Ia mengaku anaknya memang telah mengantongi kartu jaminan kesehatan. Namun mengingat orangtua berprofesi sebagai tukang jahit, mereka merasa berat membawa anaknya kembali ke RS Jakarta lantaran tidak ada biaya untuk sehari-hari selama di Jakarta.

“Kalau nanti ada bantuan dari dermawan untuk operasi anak kami, kami pasrah kami ikuti saja jalurnya anak kami mau berjenis kelamin apa, yang jelas harapannya anak kami sehat dan bisa memiliki satu kelamin. Terima kasih buat seluruh dermawan yang akan membantu anak kami,” tandasnya.

Menanggapi kehadiran keluarga Balita penderita kelamin ganda di Kantor PWI Metro tersebut, Pengurus Harian PWI Kota Metro Abdul Wahab mengajak lapisan masyarakat untuk turut serta mendonasikan sebagian harta kepada keluarga sang bayi.

Hal itu sebagai wujud peduli dan berpartisipasi demi sembuhnya bayi malang tersebut.

“Mari kita bersama-sama demi meringankan keluarga pasien, semoga ada kaum dermawan yang ikhlas berbondong bondong menyisihkan hartanya demi kemanusiaan,” ucap Wahab.

Bagi warga masyarakat yang ingin membantu Muzammil Wafiq dapat langsung mendatangi kediamannya di Jl Kutilang, RT 014 RW 003 Kelurahan Purwoasri, Kecamatn Metro Utara.

Atau ditransfer ke Rekening BRI Nomor 5699-01-01-5390-53-1 atas nama JANIK SYAFRONI dengan nomor telepon 0852 1194 5776.(*)

LEAVE A REPLY