300 Anggota Polres Lamtim Jaga Eksavator Pembuatan Jalan di Lahan Bekas Sengketa

0
843

RUBRIK, LAMPUNG TIMUR – Sebanyak 300 personel Polres Lampung Timur membantu pengamanan empat eksavator yang sedang melakukan pembuatan jalan dan kanal pembatas di lahan seluas 90 hektare yang ada di Desa Gedungdalam, Kecamatan Barangharunuban, Lampung Timur, Selasa (13/9/2016).

Lahan berisi tanaman palawija itu tadinya merupakan lahan sengketa. Hasil keputusan Pengadilan Negeri Sukadana memenangkan warga Desa Sritejo, Kecamatan Kotagajah, Lampung Timur.

Sebelum eskavator melakukan pembuatan jalan, sempat terjadi dorong-dorongan antara polisi dan warga Desa Gedungwani, yang berusaha mempertahankan lahan tersebut. Namun selang satu jam, polisi berhasil memberikan pengarahan terhadap warga Desa Gedungwani dan akhirnya meninggalkan lahan tersebut.

Kapolres Lampung Timur AKBP Harseno melalui Kabag Ops Kompol Ujang Suprianto mengatakan, penjagaan dilakukan hingga eksavator selesai melakukan pembuatan jalan dan kanal lahan seluas 90 hektare lebih itu. Sebab jika tidak dijaga ditakutkan terjadi adu fisik antara kedua belah pihak.

“Sebab yang kalah dalam sidang masih belum ikhlas maka untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan, anggota kami terus menjaga sampai selesai,” kata Ujang.

Sementara itu pihak yang memenangkan dalam sengketa lahan, Junaidi mengatakan, pembuatan jalan dan kanal dilakukan agar tidak ada lagi yang menggarap dengan menanami apapun.

“Ini kan sudah kami menangkan dan wajar kami membuat kanal dan jalan di atas lahan seluas 90 hektare ini,” kata Junaidi.(ag)

 

LEAVE A REPLY