30 Persen Lahan Sawah Terserang Wereng, Anggota DPRD Ini Bantu Blower dan Pestisida

0
642

RUBRIK, LAMPUNG TENGAH – Banyaknya lahan persawahan yang terkena serangan hama wereng di Dusun 4, Kelurahan Karang Endah, Kecamatan Terbanggi besar, Lampung Tengah membuat para petani terancam gagal panen. Mereka pun berusaha membasmi hama dengan melakukan menyemprotkan pestisida.

Sabtu (16/7/2016), anggota Komisi I DPRD Lampung Tengah Sumarsono bersama sejumlah warga Dusun 4 Karang Endah melakukan penyemprotan ke lahan persawahan yang terkena serangan hama wereng.

Menurut petani, hama ini menyerang karena pola tanam yang tidak bersamaan dan hampir sekitar 30 persen lahan pertanian yang ada di kecamatan tersebut. Sehingga warga yang sawahnya terserang hama mengalami kerugian karena panen yang gagal dan produksi menurun.

Ada juga petani yang sengaja membakar tanaman padinya yang terserang hama wereng dikarenakan  padi mereka ada isinya lagi dan rusak.

Untuk mengatasi hal tersebut, UPTD pertanian dan PPL Kecamatan Terbanggibesar datang ke lokasi sawah warga untuk melihat langsung dan memberikan pestisida untuk mengatasi serangan hama tersebut.

Kepala UPTD Terbanggibesar Mujiono menjelaskan, serangan hama wereng ini terjadi di tujuh kelurahan di Kecamatan Terbanggibesar disebabkan pola tanam yang tidak bersamaan.

Menurut Mujiono, pihaknya telah melaporkan ke dinas pertanian provinsi dan melakukan penyuluhan- penyuluhan kepada petani.

“Terakhir untuk pemberantasan sudah kita lakukan. Penyemprotan serentak di lahan persawahan yang terkena hama wereng cokelat ini,” jelasnya.

Menanggapi kasus ini, anggota DPRD Sumarsono meminta hubungan yang sinergi petani dan kelompok tani, UPTD pertanian, dan PPL.

“Sebetulnya tinggal bersinergi saja petani, kelompok tani, UPTD pertanian, PPL bagaimana membina masyarakat ini untuk tanam serempak. Karena jika tidak serempak penyakit itu tidak mati tapi menjadi pindah dan yang diuntungkan petani yang tanam dulu,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga membawa bantuan obat serta blower untuk penyemprotan.

Sumarsono berjanji di musim tanam berikutnya akan memberikan bantuan benih padi kepada UPTD. Ia meminta dibuatkan demplot per desa 50 hektare dan benih padi akan ia berikan agar pola tanam di kecamatan tersebut bisa serempak dan kedepan hasil padi akan lebih baik. (Ddy)

LEAVE A REPLY