1.000 Kentongan Sambut Kedatangan Ketua KPU RI di Pendapa Pringsewu

0
706

RUBRIK, PRINGSEWU – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pringsewu menggelar Parade Musik Demokrasi Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pringsewu tahun 2017. Parade musik ini dilakukan dengan membunyikan 1.000 kentongan.

Irama kentongan yang dipukul bersamaan oleh masyarakat Pringsewu terdengar saat menyambut Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Juri Ardiantoro, dan Anggota Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI Saut Hamonangan Sirait yang menghadiri forum sosialisasi pemilu berkualitas itu, Rabu (10/8/2016) malam.

Juri Ardiantoro merespon positif upaya KPU Kabupaten Pringsewu yang berinisiatif menggabungkan isu-isu kepemiluan dengan musik modern plus kearifan lokal, sehingga mudah diterima oleh masyarakat.

“Kemasan sosialisasi yang dikemas dengan berbagai macam bentuk, seperti yang digelar KPU ini sangat luar biasa, dengan ini masyarakat akan lebih tertarik dan terlibat langsung di dalam pemilu. Peran serta masyarakat dalam mensukseskan pilkada merupakan unsur penting,” ujarnya.

Menurutnya, sosialisasi pemilu sambil menikmati hiburan ini bisa lebih mudah diterima oleh masyarakat. Dia juga mengharapkan kegiatan-kegiatan serupa bisa diterapkan di tingkat kecamatan, kelurahan, desa, sehingga seperti ini diharapkan masyarakat menjadi sadar sejak awal bahwa pilkada akan segera dimulai.

Sementara itu, Ketua KPU Pringsewu Andoyo mengatakan, KPU Pringsewu mencoba berbagai metode untuk sosialisasi. Dan pada Pilkada 2017 ini ada seribu kentongan sebagai simbol alat untuk memanggil para pemilih pada saat hari-H nanti.

KPU memilih kentongan sebagai unsur lokal karena terinspirasi dari familiarnya masyarakat Pringsewu dengan kentongan. Instrumen yang sejak dulu terkenal bisa mengumpulkan warga dalam jumlah yang banyak.

Saat disinggung kedatangan KPU RI, menurut Andoyo, pihaknya mengharapkan dengan kedatangan  ketua KPU RI di Pringsewu selain untuk sosialisasi pilkada berkualitas, KPU pusat juga diharapkan bisa memotivasi elemen yang terlibat di dalam pelaksanaan pilkada 2017 nanti.

“Memotivasi penyelenggara pemilu (KPUD, Panwas, PPK, PPS, PPL) agar bekerja secara profesional serta menghimbau masyarakat agar memberikan hak suaranya pada Pilkada 2017,” ujarnya saat ditemui usai kegiatan.

Secara khusus KPU berencana pada 15 Februari 2017 mendatang seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kabupaten Pringsewu bisa memanggil warganya menggunakan kentongan bambu, agar masyarakat secara naluriah mendatangi TPS dan menggunakan hak pilihnya.(*)

 

LEAVE A REPLY