Festival Putri Nuban Meriahkan HUT Ke-79 Kota Metro
RUBRIK, METRO – Kemeriahan HUT Kota Metro ke-79 dirasakan masyarakat pada pembukaan Festival Putri Nuban dan Metro Fair, serta pertunjukan tari kolosal yang berlangsung di Lapangan Samber Kota Metro, Senin (23/5/2016). Festival Putri Nuban merupakan penampilan dari berbagai suku dan budaya serta penampilan pawai budaya dari seluruh kecamatan dan kelurahan se-Kota Metro.
Sekretaris Kota Metro Ishak mengatakan, selain Festival Putri Nuban dan Metro Fair, rangkaian kegiatan yang digelar dalam memeriahkan hari jadi Kota Metro adalah lomba Masak B2SA di halaman rumah dinas walikota yang dilanjutkan dengan cuwak mengan (makan bersama) tokoh adat di tempat tersebut.
“Hari jadi Kota Metro yang setiap tahunnya dirayakan dengan berbagai acara dimaksudkan agar dapat menjadi sarana untuk mempekenalkan Kota Metro secara lebih luas, sekaligus memberikan hiburan bagi seluruh masyarakat serta mampu menarik minat wisatawan untuk menyaksikan rangkaian kegiatan peringatan HUT Kota Metro tersebut,” ujar Ishak.
Sekda menjelaskan, acara pameran pembangunan (Metro Fair) diselenggarakan selama enam hari, mulai 23-28 Mei 2016 di Lapangan Samber Kota Metro.
Dalam sambutannya, Walikota Metro Achmad Pairin menyampaikan, kegiatan ini diharapkan mampu memotivasi seluruh lapisan masyarakat Kota Metro untuk terus melestarikan budaya Lampung, sehingga mampu menjadi salah satu event yang menjadi keunggulan dan daya tarik Kota Metro. Selain itu dapat menjadi sarana pendidikan dan hiburan bagi warga masyarakat serta menjadi wahana pertemuan insan seni dan budaya.
“Saya menyampaikan penghargaan dan apresiasi kepada segenap panitia pelaksana, khususnya para tokoh adat dan penyimbang marga yang telah mendukung dan berpartisipasi sehingga prosesi budaya adat dapat terlaksana dengan baik. Saya berharap Festival Putri Nuban ini dapat menjadi ikon pariwisata dan budaya Kota Metro,” harapnya.
Pairin juga mengharapkan Pameran Metro Fair 2016 dapat dimanfaatkan sebagai sarana informasi dan promosi, baik yang berkaitan dengan hasil-hasil pembangunan, potensi dan unggulan daerah, dan sektor dunia usaha lainnya.
Acara pembukaan HUT Kota Metro dihadiri juga oleh unsur fokorpimda, para tokoh adat, Penyimbang Marga Nuban, Penyimbang dan Tokoh Adat Abung Siwo Mego, serta Pubian Telu Suku, Kepala SKPD, Pimpinan Perguruan Tinggi di Kota Metro, tokoh agama dan tokoh masyarakat, Ketua Tim Pengerak PKK Kota Metro Heriyati Pairin, Ketua GOW Kota Metro Siti Aisyah Djohan, dan Ketua Dharmawanita Kota Metro Elva Magdalena.
(rubrik media)