Warga Tuntut PT  Dwi Lestari Jaya Ganti Perangkat Elektronik yang Rusak

0
614
Puluhan warga dari lingkungan RT 03, RT 04, dan RT 05, Lingkungan 111, Bandarjaya Timur yang merasa dirugikan karena perbaikan liatrik.

RUBRIK, LAMPUNG TENGAH – Puluhan warga dari lingkungan RT 03, RT 04, dan RT 05, Lingkungan 111, Bandarjaya Timur beramai-ramai mendatangi kediaman ketua RT 04, melaporkan terkait peralatan elektronik mereka yang rusak karena adanya pengerjaan pergantian kabel listrik di lingkungannya, Sabtu (10/12/2016).

Warga pun meminta pihak terkait mengganti kerusakan alat elektronik tersebut. Kerusakan elektronik ini diduga adanya kesalahan teknis dalam pengerjaan pergantian kabel (upreting pjr) BJ 004 Rayon Bandarjaya Timur yang dilaksanakan oleh PT Dwi Lestari Jaya. Perusahaan ini merupakan pemenang tender dari PLN Rayon Bandarjaya.

Menurut keterangan warga, awalnya pengerjaan pergantian kabel yang dilakukan oleh pekerja dari PT Dwi Lestari Jaya tidak ada kendala karena saat itu aliran listrik dipadamkan untuk sementara. Namun, begitu pengerjaan selesai dan aliran listrik dinyalakan kembali, terdengar ledakan di beberapa peralatan elektronik milik warga.

“Saat ditelusuri, ternyata arus listrik yang masuk 360 volt yang melebihi ketentuan yakni antara 220-240 volt. Hal ini yang menyebabkan peralatan elektonik warga yang sedang dicolokan arus listrik langsung terbakar,” ujar seorang warga, Yunidan.

Yunidan bersama puluhan warga yang peralatan elektroniknya terbakar segera menghampiri para pekerja yang saat itu masih berada di lokasi dan menuntut ganti rugi atas kejadian tersebut. Menurutnya, karena hampir semua peralatan elektronik warga di lingkungan RT 03, RT 04, dan RT 05 rusak, mereka meminta pekerja menghentikan kegiatannya.

“Permintaan kami tidak neko-neko hanya minta kepada PT Dwi Lestari Jaya untuk mengganti semua elektronik warga yang kebakar, baik TV, magic com, kulkas, lampu, blender, AC, kipas angin, dan peralatan elektronik lainnya yang terbakar. Gantinya harus sesuai dengan merek yang ada,” tegas Yunidan.

Sementara itu Pelaksana Teknis dan perwakilan dari PT Dwi Lestari Jaya, Nasroni yang datang ke lokasi kejadian, berjanji akan bertanggung jawab kepada semua warga dengan mengganti semua kerusakan elektronik. Tetapi ia meminta waktu untuk membicarakannya kepada pimpinan terlebih dahulu, dan akan segera menyelesaikannya dalam waktu cepat.

“Yang jelas kami datang ke sini, kita cek lokasi dan mendata apa kerusakan masyarakat dan perusahaan akan bertanggung jawab dan siap mengganti semua kerugian warga. Kami akan menindaklanjuti adanya kelalaian pekerja kami dan segera berkoordinasi dengan pimpinan,'” terang Nasroni.

Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, maka warga yang diwakili oleh Kepala Lingkungan 111 dan juga Ketua RT setempat membuat surat perjanjian dengan pihak PT Dwi Lestari Jaya.

Ketua RT 04 Setiawan menjelaskan, dalam surat perjanjian tersebut warga meminta penggantian  dari pihak perusahaan 1×24 jam, dan warga diberikan waktu selama 2x 24 jam untuk mengklaim kerusakannya agar dapat segera didata.

“Kami memberikan waktu kepada pihak PT Dwi Lestari Jaya untuk menyelesaikan ganti rugi ini selama 1×24 jam harus sudah ada keputusan. Kami minta jaminan mobil milik PT ini, dan jika hal ini tidak diselesaikan maka mobil tersebut akan diambil alih oleh warga dan akan melaporkan masalah ini ke kepolisian,” pungkasnya.

Agar masalah ini tidak terulang, warga pun meminta pihak PLN Rayon Bandarjaya harus benar- benar selektif dalam memilih rekanan kerja ataupun pihak yang ikut dalam tender dari PLN agar ke depan tidak terjadi hal hal yang merugikan masyarakat.(ddy)

LEAVE A REPLY