Tidak Rela Generasi Muda Dirusak Narkoba Pemkab Lamteng Lantik 1.689 Satgas Anti Narkoba

0
738

RUBRIK, LAMPUNG TENGAH – Bupati Lampung Tengah Mustafa melantik 1.689 Satuan Tugas (Satgas) Anti Narkoba di Mapolres Lampung Tengah, Selasa (19/4/2016). Para anggota satgas ini nantinya diharapkan mampu membantu kepolisian dalam upaya pemberantasan narkotika di daerah berjuluk Jurai Siwo itu.

Para Satgas yang dilantik melibatkan unsur kampung, tokoh masyarakat, pemuda, kepolisian, TNI, dan kecamatan. Pelantikan 1.689 Satgas Anti Narkoba kemarin merupakan pelantikan tahap kedua. Tahap pertama sebelumnya, pemkab juga telah melantik sebanyak 674 anggota satgas yang sama.
Pelantikan Satgas LAmpung Tengah_2

Dalam sambutannya, Mustafa mengatakan, jika penyalahgunaan dan peredaran narkotika di Lamteng sudah sangat mengkhawatirkan. Kedepan, dengan terbentuknya Satgas Anti Narkoba maka masyarakat bisa dilibatkan dalam pemberantasan narkotika.

“Semua yang datang di sini (Mapolres Lamteng) adalah mereka yang komitmen untuk memberantas narkoba. Semangat di tengah terik matahari ini akan mampu mengalahkan narkotika yang sudah banyak merusak generasi muda kita,” kata Mustafa saat memberikan sambutan di hadapan peserta Satgas.

Mustafa pun mengimbau kepada seluruh Satgas yang sudah dilantik untuk memberikan peran aktif mereka baik kepada kepala kampung, kepala polsek, camat, atau Koramil dalam melaporkan setiap kegiatan narkotika yang mereka ketahui. Kedepan ia yakin pengedaran dan penyalahgunaan narkotika di Lamteng akan semakin bisa ditekan.

Pelantikan Satgas LAmpung Tengah_3

Mustafa menegaskan, Pemkab Lamteng akan melindungi dengan sekuat tenaga dan sepenuh jiwa para generasi muda. Itu ia tegaskan, karena kini generasi muda telah banyak meraih prestasi di tingkat nasional maupun internasional.

“Saya tidak mau anak didik kita, penerus pembangunan di Lamteng ini, hancur karena narkoba. Saya bangga dengan banyaknya prestasi anak-anak asal Lamteng bahkan sampai di tingkat internasional. Jangan sampai semua itu dihancurkan oleh narkoba,” tegasnyaa.

Sementara itu Kapolres Lamteng AKBP Dono Sembodo mengatakan, dirinya berharap Satgas Anti Narkoba mampu bersinergi dengan unsur Forkopimcam di wilayah masing-masing.

Senada dengan bupati, kapolres yakin perang terhadap peredaran dan penyalahgunaan narkoba akan semakin masif dan gencar.Pelantikan Satgas LAmpung Tengah_1

“Pembentukan (satgas) ini merupakan komitmen pemerintah dan Forkopimda Lamteng dalam memerangi narkoba. Untuk itu, koordinasi mereka kepada Forkopimcam dapat optimal, baik itu kepada camat, Polsek, atau Koramil,” terang Kapolres.

Ia menambahkan, saat ini sudah terbentuk sebanyak 23 tim dan 85 Satgas Anti Narkoba di 311 Kampung yang ada di Kabupaten Lampung Tengah. Mereka semua akan mendapatkan pembinaan dari Babin Kamtibmas, Babinsa, dan Kakam. Sementara masing-masing tim diketuai oleh tokoh masyarakat atau tokoh pemuda, yang membawahi 15 orang anggota. (Advertorial)

LEAVE A REPLY