TARI PEDANA KOTA METRO TERCATAT DI MURI DUNIA

0
1106

IMG_2651 IMG_2665Kota metro mencatat rekor muri pemrakarsa tari bedana oleh penari anak usia dini terbanyak yang diadakan di stadion tejosari kota metro (23/11) pukul 09.30 WIB dan berhasil mencatatkan pada museum rekor dunia indonesia. Acara gebyar paud tari bedana masal ini dihadiri langsung  oleh Ibu Gubernur Lampung selaku Bunda Paud Provinsi Lampung Hj. Apriliani Yustin Ficardo beserta rombongan, Pj Walikota Metro Ir. Achmad Chrisna Putra, Istri Pj Walikota Metro selaku bunda paud kota metro Dr. Hj. Dharlinda Chrisna, Fokorpimda Kota Metro, Kepala SKPD Se-Kota Metro, Triono Pengurus Muri dari Jakarta beserta jajarannya, dan seluruh peserta gebyar paud yang terdidi dari bunda dan anak-anak paud se-kota metro.

Provinsi lampung menyambut baik atas pelaksanaan kegiatan gebyar paud 2015 di kota metro, karena kegiatan tersebut dapat mengajarkan dan mendorong anak-anak usia dini untuk dapat terus menciptakan suatu karya kreasi. Kegiatan yang diisi dengan penampilan tari bedana masal oleh 2480 anak-anak paud se-kota metro ini diharapkan dapat memberikan kebahagiaan dan kegembiraan sekaligus dapat meningkatkan daya imajinasi dan kreativitas anak-anak yang masih mengenyam  pendidikan anak usia dini (PAUD). Dengan mengangkat tema “Dengan Gebyar Paud Lestarikan Budaya Lampung Sejak Dini” tentunya provinsi lampung khususnya kota metro akan terus memperkenalkan, mengajarkan, dan melestarikan tentang budaya daerah lampung kepada anak-anak paud hingga sampai sekolah menengah.

Pemerintah kota metro dalam acara tersebut juga mengundang museum rekor indonesia (MURI) untuk turut hadir menyaksikan tari bedana masal yang melibatkan 2.480 anak-anak paud se-kota metro dan mencatatkannya pada museum rekor dunia indonesia, penghargaan ini dianugerahkan sebagai prestasi superlatif karsa dan karya anak bangsa di provinsi lampung.

Dalam kesempatan ini juga, Hj. Apriliani Yustin Ficardo bersama dengan Ir. Achmad Chrisna Putra,  Dr. Hj. Dharlinda Chrisna, beserta unsur Fokorpimda Kota Metro ikut turut serta menari tari bedana masal bersama ribuan anak-anak paud, dan diakhiri dengan pelepasan balon.

“saya bersyukur dalam acara tari masal bersama bedana lunik yang diikuti 2480 anak-anak paud se-kota metro ini telah membawa nama baik provinsi lampung khususnya kota metro itu sendiri yang telah mencatatkannya pada museum rekor indonesia, dan saya juga mengucapkan terimakasih kepada kota metro yang selama ini sangat aktif dalam mengambangkan budaya lampung yang telah disosialisasikan sedini mungkin kepada anak-anak kita. Saya berharap dikemudian hari hal seperti ini dapat diikuti oleh kabupaten/kota lainnya, dan khusu kota metro mudah-mudahan dapat dijadikan event tahunan yang dikemudian hari bisa menjadi daya tarik di bidang pariwisata dengan melibatkan anak-anak paud yang sangat berpotensi”, ungkap Hj. Apriliani Yustin Ficardo.

LEAVE A REPLY