Sidang Paripurna KUA dan PPAS DPRD Lamteng,PAD Naik 5,89 Milyar

0
561
Berita Lampung
Ketua DPRD Djunaidi Sunardi

RUBRIK,LAMTENG — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD) Kabupaten Lampung Tengah menggelar sidang paripurna tentang Penandatanganan Nota Kesepakatan Rancangan Kebijakan Umum APBD (KUA) perubahan dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) perubahan APBD Kabupaten Lampung Tengah Tahun anggaran 2018 dan Pengumuman pemberhentian Bupati dalam jabatan.Selasa (28/8/18).

Portal Berita Lamteng, Media Online Lampung
Paripurna DPRD Lampung Tengah

Rapat Paripurna tersebut di hadiri oleh Wakil Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto , Ketua DPRD Ahmad Junaidi Sunardi, anggota Forkofimda , 27 Anggota DPRD dari 46 anggota, Sekertaris daerah, SKPD, Ketua KPU, serta staf ahli.

Rapat di Pimpin langsung oleh Ketua DPRD Kab Lamteng Ahmad Junaidi Sunardi dengan di dampingi oleh para wakil Ketua DPRD.

Mengawali sidang, Pimpinan DPRD mengatakan turut berduka cita atas meninggal nya anggota DPRD Drs. I Nyoman Sukadana Fraksi Partai Golkar pada hari minggu tanggal 26 agustus bertempatan di Metro .

”Saya selaku pimpinan Dewan beserta seluruh anggota DPRD Lampung Tengah mengucapkan Turut berduka cita atas meninggal nya rekan kita dari fraksi Golkar, Drs I Nyoman Sukadana, pada hari minggu tanggal 26 Agustus 2018 yang lalu di rumah sakit Mardi Waluyo Metro, semoga amal baik nya di terima di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang di tinggalkan di berikan ketabahan dalam menghadapinya”kata Junaidi Sunardi.

Sidang di lanjutkan dengan pembacaan laporan Panitia Khusus (Pansus) Badan Anggaran (Banang) DPRD kabupaten Lampung Tengah. yang dalam hal ini di sampaikan oleh Muhamad Ghofur, S.Si Selaku Juru bicara Badan Anggaran DPRD Lampung Tengah mengenai kebijakan umum APBD tahun anggaran 2018.

Sesuai amanah Undang – undang no 23 tahun 2014 tentang pemerintah daerah dan peraturan pemerintah No 58 th 2005 di sebutkan  di sebutkan bahwa kepala daerah menyampaikan ke PPAS .

”Perubahan terjadi karna tidak sesuai dengan asumsi awal yaitu tidak terealisasi nya dana peminjaman daerah sebesar 300 miliar serta penurunan silpa dari asumsi awal sebesar 9,28 Milyar, lalu terdapat kenaikan pendapatan daerah sebesar 10,89 milyar , belanja berkurang sebesar 308,69 Milyar dan penataan serta pergeseran penundaan beberapa kegiatan di organisasi perangkat daerah.”ungkap Ghofur.

Menurut juru bicara  Banang  DPRD Lampung Tengah ini, Dari hasil pembahasan maka di sampaikan perubahan terkait pendapatan yang semula naik 5 milyar lebih. namun setelah pembahasan pendapatan menjadi naik 10,89 milyar dari pendapatan APBD 2018 sebesar 2,35 Triliun menjadi 2,46 Triliun .

”Pendapatan asli daerah naik sebesar 5,89 Miliar dan pendapatan dari jaminan kesehatan Nasional sebesar  3,6 Milyar serta Penjualan Aset  Daerah sebesar 1 Milyar.Untuk menutup devisit anggaran karena penurunan silva serta penambahan kegiatan Organisasi Perangkat Daerah Maka segera akan melakukan langkah efisiensi kegiatan di Organisasi Perangkat Daerah tersebut.”Terang Ghofur.

Sebagaimana di ketahui, lanjut Ghofur, pembiayaan daerah mengalami penurunan dari penerimaan yang semula di targetkan 375 Miliar turun menjadi 50,714 Milyar .

”Penurunan yang signifikan ini tentu karena pinjaman daerah sebesar Rp. 300 milyar yang tidak terealisasi, serta penurunan silva yang semula 75 Miliar ternyata setelah di Audit BPK hanya 55,714 Milyar.Untuk Badan Anggaran mengharapkan kepada pemerintah Daerah Lampung Tengah untuk dapat memanfaatkan dan menggunakan Anggaran APBD Tahun 2018 ini dengan penuh tanggung jawab dan bertujuan untuk kesejahteraan  dan kemajuan masyarakat Lampung Tengah ” pungkasnya

Sementara itu Wakil Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto menyampaikan Terimakasih nya kepada seluruh Ketua dan anggota Banang DPRD Lampung Tengah yang telah bekerja keras sehingga Rancangan kebijakan Umum APBD Tahun 2018 ini dapat segera di Sahkan.

”Sebagai Pemerintah Daerah, Saya mengucapkan Banyak terimakasih kepada seluruh Anggota DPRD Lampung Tengah, khususnya kepada Ketua dan Anggota Badan Anggaran, yang Telah bekerja keras sehingga Rancangan kebijakan umum APBD  kabupaten Lampung Tengah Tahun 2018 dapat disetujui bersama. Dan akan kami pergunakan dan manfaatkan sebaik baik demi kemajuan Lampung Tengah ” ucap Loekman.(ddy)

LEAVE A REPLY