Merugi Rp 170 Juta, Asosiasi Pedagang Bandarjaya Plaza Minta Polisi Segera Tangkap Pencuri di Toko Perak

0
741
Assosiasi Pedagang Bandarjaya Lamteng

RUBRIK, LAMPUNG TENGAH – Menyikapi adanya pencurian yang terjadi di toko Perak Agung Jaya Silver, milik salah satu pedagang di Pasar Bandarjaya Plaza (BJP) Lampung Tengah, Ketua Asosiasi Pasar Ariyadi A Syaik langsung ambil tindakan. Untuk membongkar siapa dalang atas pencurian tersebut,‎ ia meminta pihak kepolisian setempat segera mengusut tuntas kasus ini.

“Pihak korban (Darwin) sudah melaporkan permasalahan ini ke Polsek Terbanggibesar. Jadi kami minta ‎pihak kepolisian segera mengungkap siapa dalang dari pencurian ini,” ujar Ariyadi, Rabu (14/12/2016).

Berdasarkan keterangan korban yang disampaikan Ariyadi, pelaku pencurian ini berhasil menggondol kalung perak seberat 2 kilogram, liontin perak seberat 1,5 kilogram, cicin perak seberat 2,5 kilogram, gelang perak seberat 2 kilogram, dan anting perak seberat 1,5 kilogram.

“Kalau kita kalkulasi dengan nilai uang, ‎korban ini mengalami kerugian sebesar Rp 170 juta,” terang Ariyadi.

Menurut Ariyadi, jika permasalahan ini tidak dapat terungkap, maka secara otomatis akan berdampak kepada para pedagang yang lain.‎ Sebab, para pedagang merasa ketar-ketir dan berpikiran bahwa toko-toko mereka akan menjadi korban pencurian berikutnya.

‎”Para pedagang menginginkan pelaku pencurian ini segera ditangkap oleh pihak kepolisian. Mereka ingin tahu siapa dalang dari pencurian ini.‎ Jadi kami tegaskan, siapapun pelakunya nanti kita tidak akan pandang bulu. Pelaku harus diproses secara hukum,” tegasnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Kabag Humas) PT Gada Pratama Perkasa (GPP), Abdul Razak selaku pihak keamanan Pasar BJP.‎ Ia berharap pihak kepolisian segera mengungkap kasus ini.

‎”Saya yakin masalah ini bisa terungkap, jika pihak kepolisian benar-benar bekerja maksimal menangani perkara ini,” kata Razak.

Razak menyatakan, atas kejadian ini pihaknya merasa sudah dirugikan. Sebab selama ini, setiap terjadinya pencurian di pasar BJP, pihak keamanan selalu dijadikan kambing hitam.

“Jadi seolah-olah kami (keamanan pasar BJP), yang melakukan pencurian setiap ada yang kehilangan di pasar ini. Jadi kami minta pihak kepolisian segera mengungkap siapa dalang dari pencurian ini.‎ Siapapun pelakunya, harus diproses secara hukum. Meski ternyata pelakunya nanti, dari pihak keamanan sendiri,” katanya.‎(ddy)

LEAVE A REPLY