Mahasiswa Ini Terancam Hukuman 4 Tahun Penjara Karena Hina Kepala Negara Lewat Medsos

0
161
Media Lampung,
penangkapan pelajar berasal dari Sulawesi Utara lantaran menghina Presiden.Sumber Tribunnews.com

RUBRIK, SULTENG – Seorang pelajar di Kabupaten Buton Tengah, Sulawesi Tenggara ditangkap Polisi.

Penangkapan siswa berinisial SR tersebut lantaran ia diduga menghina Presiden Joko Widodo dengan kata-kata yang tidak pantas.

SR sendiri merupakan warga kelurahan Bonemarambe, Kecamatan Mahaswangka Tumur, Kabupaten Buton Tengah. Akun Facebook bernama Indrhaell indrhaell menulis postingan ke grup Facebook “Ruang diskusi mencari parlemen 2019-2024”.
Dalam postingan-nya, ia menulis agar seluruh warga Kota Baubau memilih Jokowi dalam pemilihan presiden nantinya. Namun diakhir kalimat ia menuliskan kalimat tidak pantas untuk Presiden Jokowidodo.

AKBP Daniel Widya Mucharam selaku Kapolres Baubau menyampaikan bahwa saat diperiksa pelaku mengaku bahwa ia hanya iseng dan ingin menunjukkan sikap tertentu terhadap pemerintah.

“Dari pemeriksaan, yang bersangkutan iseng, kemudian ingin menunjukkan punya sikap tertentu terhadap pemerintah. Secara keseluruhan, dia lakukan itu karena iseng saja,” kata Daniel, Minggu (16/9).

Daniel mengatakan, Tim Unit Patroli Cyber Polres Baubau mendapati postingan SR yang mengarah penghinaan kepada kepala Negara.

“Dalam waktu 1×24 jam kita mencari dan mendapatkan ada seseorang dengan sengaja menulis dalam media sosial tersebut,” ujarnya
Polisi lalu menangkap SR.

“Saat ini tersangka sudah dalam pemeriksaan Polres Baubau,” ucap Daniel.

Melansir Kompas.com , Atas kasus pemghinaan tersebut, SR terancam pasal 27 ayat 3 Undang-Undang ITE dengan ancaman maksimal 4 tahun penjara dan pasal KUHP pasal 207 tentang Penghinaan Kepada Pemerintah dengan ancaman hukuman 1 tahun 6 bulan penjara.(*/dw)

LEAVE A REPLY