Korban Pencabulan Lapor Polisi Saat Hamil Tujuh Bulan

0
1125

RUBRIK, LAMPUNG TIMUR – N (17),  warga Kecamatan Matarambaru, Lampung Timur, melaporkan kasus pencabulan terhadap dirinya ke Polres Lamtim, Senin (23/5/2016). Saat melapor, N idampingi oleh koordinator Ormas Aliansi Anti Kekerasan Edy Arsadad.

Edy Arsadad yang diberi kuasa oleh orangtua korban meminta pihak kepolisian agar secepatnya menangkap pelaku. Sebab, kata dia, saat ini korban sudah mengandung janin berusia 7 bulan.

Menurutnya keluarga korban sengaja melaporkan peristiwa tersebut sangat terlambat karena keluarga korban awalnya masih memiliki etika baik dengan tujuan menikahkan antara korban dan pelaku, namun solusi persuasif tidak ditanggapi oleh keluarga pelaku.

“Karena tidak ada titik temu, keluarga korban lalu melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian,” ujarnya.

Sementara itu Kanit PPA Bripka Hendra mendampingi Kasat Reskrim Polres Lampung Timur Iptu Andreas membenarkan bahwa koordinator Aliansi Perlindungan Anak Lamtim Edy Arsadad telah melaporkan kasus persetubuhan di bawah umur hingga korban N mengandung hingga 7 bulan.

Hendra mengakui telah menerima laporan dari korban dan akan dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Setelah unsur-unsur terpenuhi dan bukti sudah kuat maka pihaknya akan menangkap pelaku.

“Sekarang masih tahap penyelidikan, terhadap terduga dengan bukti sementara laporan korban,” ujar Hendra saat ditemui di Polres Lamtim, Senin.(AG)

LEAVE A REPLY