Inilah Tiga Faktor Penyebab Harga Cabai Sampai Rp 60 Ribu per Kg
RUBRIK, JAKARTA – Ketua Umum Ikatan Pedagang Pasar Tradisional, Abdullah Mansyur mengatakan, ada tiga faktor penyebab harga cabai meningkat. Dari seminggu lalu sampai saat ini harga rata-rata cabai mencapai Rp 60 ribu/kg.
“Di pasar tradisional di Jakarta di kisaran Rp 55 ribu-Rp 60 ribu per kg, itu sudah tidak normal. Kenaikannya sejak seminggu lalu,” jelas Abdullah Mansyur.
Dilansir dari Liputan6.com, penyebab pertama adalah petani lebih memilih menananam tanaman pangan lain yang tahan akan hujan. Hal itu dikarenakan Indonesia sedang memasuki musim hujan.
“Karena musim ada beberapa petani yang beralih tanam dari cabai ke sayuran. Curah hutan tinggi kalau tanam cabai cukup beresiko sehingga petani banyak yang beralih tanam,” jelas dia.
Menurut dia, faktor yang kedua adalah permainan para pedagang pasar yang membuat pasokan cabai menurun. Hal itu sudah di telusuri oleh IKPPI.
“Ada distribusi tapi kecil. Di awal-awal ada pengiriman cabai di Jawa Tengah ke Jakarta, tapi terkendala banjir, karena hujan barangnya jadi busuk,” ujarnya.
Ketiga, di Pasar Induk Kramat Jati pihaknya sedang memantau apakah ada spekulan yang memainkan harga secara sepihak.
“Tiga faktor ini harga komoditas naik, memang hampir semua, tetapi yang mencolok cabai. Ini sudah tidak wajar,” terang Abdullah.(*)