Ingin Masuk SMP dan SMA, Siswa Lampung Tengah Harus Bisa Baca Al-Quran

0
693

RUBRIK, LAMPUNG TENGAH – Dalam rangka meningkatkan keimanan dan karakter siswa, Bupati Lampung Tengah Mustafa mengeluarkan peraturan bupati (perbub) yang mewajibkan siswa agar bisa membaca Al-Quran atau Juz Amma ketika mengikuti seleksi penerimaan siswa baru (PSB).

Perbub ini berlaku bagi siswa yang mengikuti seleksi SMP dan SMA/SMK se-Lampung Tengah. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, tes PSB tahun ini tidak hanya tertulis, tetapi juga wawancara dan tes membaca Al-Quran.

“Kami ingin membentuk siswa yang berkarakter dan memiliki keimanan, tes baca Al-Quran wajib bagi yang muslim. Sementara agama lain disesuaikan dengan agama masing-masing,” ungkap Mustafa seusai mengikuti acara halal bihalal bersama keluarga Dinas Pendidikan di Gedung Sesat Nuwo Balak, Selasa (12/7/2016).

Bupati menambahkan, pendidikan yang berkarakter serta penanaman nilai-nilai keimanan penting diterapkan untuk membentengi siswa dari pergaulan negatif baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.

“Seperti bahaya narkoba, pergaulan bebas dan lainnya. Ini harus diantisipasi dengan keimanan,” imbuh Mustafa.

Kedepan pihaknya juga akan mengeluarkan regulasi di lingkungan sekolah agar mencintai produk sendiri. Mustafa mencontohkan penggunaan batik di sekolah, kedepan wajib menggunakan produk batik buatan Lampung Tengah.

“Jangan menggunakan batik dari luar Lampung Tengah. Kita harus berdayakan terlebih dahulu apa-apa yang ada di Lampung Tengah. Jika semua menggunakan produk sendiri, mudah-mudahan perekonomian masyarakat berkembang, PAD juga meningkat,” ujarnya.

Menjawab besarnya tantangan dunia pendidikan saat ini, Mustafa juga meminta kepada kepala sekolah (kepsek) dan guru agar mampu melakukan inovasi atau terobosan baru demi terwujudnya pendidikan yang berkualitas dan berdaya saing. Menurutnya dibutuhkan maintanance dan manajemen yang baik dalam menjawab tantangan dunia pendidikan.

“Terlebih dengan wilayah di Lampung Tengah yang sangat luas. Dibutuhkan kerja keras dan keseriusan untuk meningkatkan mutu pendidikan. Tak sekadar mengajar, guru dan kepsek juga harus mampu mengantarkan anak didiknya berprestasi, berdaya saing,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Lampung Tengah Sarjito menjelaskan terkait Perbub No 15 tahun 2016 tentang syarat penerimaan siswa baru SMP dan SMA, hal ini merupakan bagian dari inovasi bupati dalam rangka mewujukan pendidikan Lampung Tengah yang berkualitas.

Tak hanya wajib mengikuti tes tertulis, calon siswa baru juga harus mengikuti tes wawancara dan tes membaca Al-Quran bagi yang muslim, dan tes membaca doa bagi agama yang lain.

Selain itu, Sarjito menambahkan saat hari pertama masuk sekolah, orangtua wajib mengantarkan sang anak ke sekolah. Hal ini berlaku untuk semua jenjang pendidikan mulai dari PAUD hingga tingkat menengah atas.

“Hal ini bertujuan agar ada ikatan emosional antara guru dan orangtua wali. Dengan ini orangtua juga diharapkan bisa lebih memahami kondisi sekolah dan gambaran pendidikan anaknya,” pungkasnya.(*)

LEAVE A REPLY