Hadiri Gebyar Senam Ronda di Nuwo Balak, Bupati Mustafa Jadi Rebutan Diajak Selfie
Kegiatan yang dihadiri Bupati Mustafa dan Ketua Perwosi Lamteng Messy Kalvia itu berlangsung di Sesat Agung Nuwo Balak. Menariknya, ratusan peserta tampil dengan kostum dan kentongan unik.
Kehadiran Bupati Mustafa di Gebyar Senam Ronda ternyata sangat dinantikan-nantikan peserta. Satu persatu tim senam ronda mengajak bupati muda ini untuk berfoto. Bahkan, tak jarang ada peserta yang meminta untuk berfoto selfie.
Antuasiasme peserta untuk bersalaman dan berfoto ria dengan Bupati Mustafa memang terlihat sejak awal kedatangannya ke Gedung Sesat Agung Nuwo Balak. Bupati yang dekat dengan masyarakat ini menyapa satu persatu peserta senam.
Bupati Mustafa mengatakan, senam ronda merupakan senam kebugaran tubuh yang digagas pertama kali di Lamteng. Saat ini, senam ronda mulai diikuti oleh kabupaten/kota di Provinsi Lampung.
Oleh sebab itu, senam ronda di Lamteng diminta harus lebih baik karena telah dipopulerkan oleh Bupati Mustafa.
“Senam ronda ini baru satu-satunya ada di Indonesia dan berasal dari Lamteng. Dari program ronda keliling kampung kemudian ada gagasan untuk membuat senam ronda. Alhamdulillah, sekarang senam ronda sudah bisa dipraktikkan di semua tingkatan, mulai dari sekolah sampai dengan masyarakat umum,” kata Mustafa.
Senam ronda akan terus diterapkan karena sangat baik dan bermanfaat untuk kesehatan. Stamina tubuh akan menjadi lebih baik. Sehingga seseorang tidak mudah terserang penyakit karena sering berolahraga senam ronda.
Pada kesempatan itu, bupati yang menciptakan program Kampung KECE (Kampung Entrepreneur Creative) memberikan hadiah uang tunai dari kantong pribadinya kepada peserta senam yang dianggap meriah dan kompak.
Sementara itu ada beberapa katagori yang dilombakan pada Gebyar Senam Ronda. Di antaranya kategori peserta dari SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah), kategori peserta dari kecamatan, dan kategori Persero dari organisasi wanita.
Kemudian penilaian kepada peserta lomba didasarkan pada beberapa aspek. Seperti kreativitas, kekompakan, keseragaman, dan tingkat kesalahan. Peserta lomba mengikuti Gebyar Senam Ronda secara gratis tanpa dipungut biaya.(ADV)
