Gelar Baksos dan Bukber, Legislator PDI-P Lampung dan Lamteng Dukung SMK Pertanian di Ponpes Nurul Qodiri

0
752
PDIP Lamteng Bukber
Bukber PDI-P Lampung Tengah
RUBRIK, LAMPUNG TENGAH – Anggota DPRD Provinsi Lampung Lampung Tengah dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) bekerja sama dengan Komunitas Pajero Indonesia (PI One) Chapter Krakatau Lampung mengadakan kegiatan safari Ramadhan 1438 dan bakti sosial, Minggu (11/6/2017).

Kegiatan safari Ramadhan dan bakti sosial dipusatkan di masjid Nurul Mutaqin di Pondok Pesantren Nurul Qodiri 3, Kampung Gayau Sakti, Kecamatan Seputih Agung.

Dalam kesempatan itu, para legislator memberikan sebanyak 100 paket sembako kepada anak yatim piatu, janda tua, dan juga warga kurang mampu yang berada di sekitar Yayasan Pondok Pesantren Nurul Qodiri.

”Ini adalah salah satu agenda reses anggota DPRD Provinsi Lampung yang dibarengi anggota DPRD kabupaten. Terkait adanya komunitas Pajero karena saya ada di dalam komunitas tersebut. Dan Pajero sendiri banyak kegiatan sosial yang memang bulan ini ada di beberapa titik,” kata anggota DPRD Lampung Bambang Suryadi.

Menurutnya, Pondok Pesantren Nurul Qodiri dipilih sebagai lokasi bakti sosial atas permintaan pihak pesantren. Pasalnya saat ini Pondok Pesantren Nurul Qodiri 3 ini sedang mengurus izin SMK pertanian, yang notabene sedang digalakkan oleh pemerintah pusat untuk swasembada pangan dari semua lini.

“Ini cukup menarik sekali dan harus disuport,” kata Bambang Suryadi.

Saat ini SMK Pertanian yang ada di yayasan Nurul Qodiri baru satu kelas dengan 30 siswa yang sudah mendaftarkan diri. Untuk itulah para politisi dari PDIP ini akan membantunya mengusulkan bantuan dari pemerintah provinsi, selain akan membantu secara pribadi ataupun bersama rekan lainnya.

Bambang juga berharap peran serta dari masyarakat dan juga pemerintah daerah kabupaten.

Sementara itu anggota DPRD Lampung Tengah Sumarsono mengatakan, safari Ramadhan ini merupakan bentuk kegiatan religi dan kepedulian dari PDI Perjuangan kepada masyarakat dan berintegrasi dengan memfasilitasi Yayasan Nurul Qodiri untuk mengurus perizinan SMK pertaniannya.

Menurutnya, program swasembada pangan tanpa adanya lembaga pendidikan di bidang pertanian maka akan sulit tercapai.

Ketua Yayasan Nurul Qodiri Ahmad Khozin menyampaikan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang telah diberikan oleh para wakil rakyat tersebut. Ia berharap izin operasional SMK pertanian Nurul Qodiri dapat segera terealisasi.(*)

 

LEAVE A REPLY