Gara-gara Insentif Dipotong dan Telat Bayar, Ketua RT dan Linmas Demo Kelurahan

0
925

RUBRIK, LAMPUNG TENGAH – Puluhan ketua rukun tetangga (RT) dan Linmas menggeruduk kantor Kelurahan Bandarjaya Timur, Kecamatan Terbanggibesar, Kabupaten Lampung Tengah, Kamis (21/7/2016).

Kedatangan para RT dan Linmas ini untuk mempertanyakan dan menuntut insentif triwulan ke-2 yang belum dibayarkan. Mereka curiga hak mereka tersebut telah digelapkan oleh oknum Lurah Zainal Efendi.

Menurut Husien, ketua RT 01, Lingkungan 3, Bandarjaya Timur, insentif mereka di triwulan pertama lalu juga dipotong Rp 20 ribu. Seharusnya mereka mendapatkan Rp 300 ribu tapi hanya Rp 280 ribu yang diterima.

“Sedangkan insentif triwulan kedua seharusnya sudah dapat, namun kenyataannya hingga saat ini belum ada kejelasan dari lurah mengenai gaji kami,” ujarnya.

Terkait masalah ini, para ketua RT di seluruh Bandarjaya Timur meminta Lurah Zainal Efendi mundur dari jabatannya.

Aksi demontrasi ini akhirnya dimediasi oleh Camat Terbanggi Besar Achamad Dewangga dengan melakukan dialog. Sebab, lurah yang bersangkutan tidak berada di tempat.

Dalam dialog, para ketua RT sepakat menuntut lurah segera membayar tunggakan insentif  mereka dan tidak ada lagi ada pemotongan insentif seperti pada triwulan pertama. Para RT juga meminta camat segera mengganti lurah tersebut karena dinilai sudah mengecewakan. Sejumlah warga juga pernah mengadu kepada para RT jika mengurus administrasi surat menyurat dikenakan biaya.

Menanggapi aspirasi para RT, Camat Terbanggibesar Achmad Dewangga akan melapor kepada Bupati Mustafa terkait permasalahan ini.

“Masalah administrasi untuk pengurusan surat menyurat, menurut sekretaris kelurahan sebenarnya warga diminta keikhlasannya karena di kantor kelurahan ada empat orang tenaga honorer yang diperbantukan,” ungkap Achmad.(Ddy)

 

LEAVE A REPLY