Diduga Akibat Tuberculosis, Kakek 66 Tahun Nekat Lompat dari Lantai 18

0
662
Ilustrasi bunuh diri dengan cara melompat. | ist

Rubrikmedia.com, Peristiwa – Diduga frustasi akibat menderita penyakit tuberculosis (TBC), kakek berusia 66 tahun nekat mengakhiri hidupnya dengan cara tragis.

Kakek bernama Hendra Frimansyah bunuh diri dengan cara melompat dari lantai 18 Apartemen Menara Latumenten, Jakarta Barat, Selasa (27/6/2017).

Kepala Kepolisian Sektor Tanjung Duren Komisaris Zaky Nasution mengatakan, sebelum bunuh diri korban sempat meninggalkan pesan melalui surat yang ditulisnya.

“Dia meminta bolpoin kepada anak pertamanya untuk menulis surat,” ujarnya.

Sekitar pukul 15.30 WIB, anak kedua Hendra melihat ayahnya berganti baju untuk pergi. Namun Hendra tidak menjawab saat ditanya hendak ke mana. “Sebelum pergi, sempat makan roti yang diberikan anak keduanya”

Setelah Hendra pergi, anaknya menemukan surat yang ditulis pria itu.

Mereka berusaha mencari Hendra. Namun mereka terlambat. Hendra sudah ditemukan tergeletak di balkon lantai dua. “Di dekat jendela lantai 18 ditemukan sandal jepit, tongkat, dan ember yang dipakai untuk melompat dari jendela,” katanya.

Berdasarkan keterangan anak-anaknya, korban kerap mengeluh karena telah tiga bulan mengidap penyakit tuberculosis atau TBC.

Tempo.co

LEAVE A REPLY