Di hadapan 886 TP PKK Lamteng, Bupati Mustafa dan Istri Izin Cuti Selama Pilgub Lampung
RUBRIK, LAMPUNG TENGAH – Sebanyak 886 Tim Penggerak PKK Lampung Tengah menggelar Rapat Konsultasi (Rakon) 2018 di gedung Sesat Agung Nuwo Balak, Kamis (1/2/2018).
Dalam rakon dengan tema “Kita Laksanakan Konsultas Program sebagai Saran Mewujudkan Akselerasi Program-Program PKK”, Ketua TP PKK Lamteng Nessy Kalviya dan Bupati Mustafa izin cuti menghadapi Pilgub Lampung 2018.
Nessy Kalviya mengatakan, mulai 14 Februari 2018 dirinya izin cuti bersama Bapak Bupati.
“Saya izin cuti bersama Bapak Bupati mulai 14 Februari 2018. Saya titip program PKK dapat dilaksanakan dan dilanjutkan,” katanya saat menyampaikan sambutan.
Tujuan rakon ini, kata Nessy, evaluasi program kerja (progja) PKK sekaligus memantabkan progja 2018.
“Saya harap hasil rakon ini bisa ditindaklanjuti. Tingkatkan terus kunjungan pembinaan dan koordinasi,” pesannya.
Sedangkan Bupati Lamteng Mustafa menyatakan dirinya izin cuti sebagai kontestan Pilgub Lampung 2018.
“Seperti yang telah disampaikan ketua TP PKK tadi, saya izin cuti. Saya titipkan Lamteng,” katanya.
Dalam rakon ini, Mustafa berharap ibu-ibu PKK bisa menyampaikan keluh kesahnya.
“Kalau ada keluh kesah, sampaikan dalam rakon ini. Dicarikan solusi. Saya ingin PKK Lamteng hebat. Hebatnya suami tanpa didukung istri nggak ada artinya. Begitu juga saya tanpa didukung istri tercinta Ibu Nessy, nggak ada artinya,” ujarnya.
Mustafa juga berharap kepala kampung dan PKK punya wibawa.
“Saya ingin Kakam dan PKK-nya punya wibawa. Artinya, harus ada progja yang dilaksanakan. Anggaran PKK setiap kampung saya tambah Rp 10 juta. Jadi setiap kampung dapat Rp 30 juta. Saya ingin setiap kampung di Lamteng hebat,” ujarnya.
Bupati pun meminta PKK menyusun program kerja dengan baik agar bisa berjalan.
“Semoga jadi PKK nomor satu seperti bupatinya. Lampung Tengah jadi tak terkalahkan. Mudah-mudahan tahun depan bisa menggelar rakon di Mahan Agung,” tutupnya.(*)