Debat Pertama Dianggap kurang Membantu Masyarakat, KPU Diharapkan Ubah Format Debat

0
255
Jokowi, Prabowo, sandiaga Uno
Debat Calon Presiden sesi pertama.

RUBRIK,JAKARTA -Debat pertama antara Capres dan Cawapres pada kamis (16/1) malam telah dilakukan dengan baik antar Paslon 1 (Jokowi-Ma’ruf Amin) dan Paslon 2 (Prabowo-Sandiago Uno).
Namun, debat malam itu dinilai Direktur Eksekutif Lingkar Madani untuk Indonesia (LIMA) Ray, Dianggap kurang Membantu Masyarakat, KPU Diharapkan Ubah Format Debat untuk membantu para masyarakat dalam memperoleh informasi yang derail soal visi,misi, dan program kedua capres dan cawapres.

Dalam sebuah diskusi di Jakarta Pusat pada Jumat (18/1) Ray mengatakan bahwa pada debat selanjutnya, sebaiknya Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengubah format debat. Menurutnya dengan tampil secara natural antar kandidat maka akan lebih memudahkan masyarakat menangkap pertanyaan dan jawaban dari para capres dan cawapres.

“Debat pertama itu tidak membantu masyarakat ya karena yang dibicarakan kedua kandidat sudah terlalu umum,” kata Ray.

“Kisi-kisi enggak perlu dikasih lagi, itu tidak penting. Kandidat harus didorong untuk lebih natural dalam berdebat,” ujar Ray.

Ray menambahkan bahwa perubahan model debat perlu diperbaiki karena saat ini masyarakat membutuhkan sebuah terobosan baru dari kedua kandidat.

“Jangan terlalu banyak sesi-sesi dalam satu segmen. Panelis juga bisa terlibat dalam debat,” kata dia.

Sedangkan menurut Ketua KPU Arief Budiman mengatakan bahwa setelah debat perdana, KPU banyak mendapat masukan dan kritik.

Melansir dari kompas.com, Ia berpendapat bahwa masukan dan kritik akan dijadikan bahan evaluasi bagi tim KPU. Terkait perubahan format debat pilpres, ia mengatakan bahwa format debat bisa berubah dengan melihat hasil evaluasi debat pertama pilpres.(*)

LEAVE A REPLY