Bupati PALI Imbau Kades Prioritaskan Masyarakat dalam Penggunaan Dana Desa

0
382
POSO PALI, Pemkab Pali, Pemberian Dana Desa
Bupati Kabupaten PALI Heri Amalindo

RUBRIK, PALI – Pengguliran Dana Desa (DD) dari pemerintah pusat diharapkan suatu daerah bisa meningkatkan kualitas layanan dan kesejahteraan masyarakat itu sendiri. Seperti halnya yang terjadi di Kabupaten Penukal Abab Lamatang Ilir (PALI).

Dana desa di Pali, Heri Amalindo salurkan dana desa
Bupati Heri Amalindo berasama Forkompinda dan aparat desa

Dengan memberikan pemahaman terkait Dana Desa, Bupati PALI Heri Amalindo mengimbau kepada aparat desa dan warganya untuk memberdayakan pengelolaan Dana Desa sebaik mungkin.

Menurut orang nomor satu di PALI ini, hal itu sesuai dengan program Presiden Joko Widodo, yang menyatakan bahwa Dana Desa harus bisa memberikan manfaat besar bagi masyarakat desa.

Tak hanya di bidang pembangunan, namun juga pemberdayaan masyarakatnya.

Dalam acara sosialiasasi penyuluhan Dana Desa di Pesos Selasa (20/3/2018), Heri Amalindo mengimbau kepada aparat desa agar mengelola Dana Desa ini dengan baik.

“Untuk mensukseskan program Dana Desa yang digulirkan oleh pemerintah pusat peran Kades begitu diperlukan. Untuk itu, sebagai aparat kampung ia harus bisa merangkul sebanyak-banyaknya warga yang diberdayakan dalam menggunakan Dana Desa,” papar Heri Amalindo.

Dalam Pemberdayaan masyarakat ini, Heri Amalindo mengharapkan dalam melaksanakan pembangunan hendaknya warga bisa saling bergotong royong untuk kemajuan desa.

Heri pun mengingatkan, jangan sampai ada penyelewengan anggaran dalam melakukan pembangunan karena pembangunan ini semat-mata hanya untuk kemajuan daerah kita sendiri.

“Kades harus bisa memprioritaskan masyarakatnya dalam melaksanakan program pembangunan agar program Dana Desa ini benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tutur Heri Amalindo.

Di depan 65 Kades definitif se-Kabupaten PALI, Bupati menegaskan agar pengelolaan DD benar-benar sesuai aturan atau regulasi yang sudah ditetapkan.

Menurutnya, Kades tak perlu khawatir dalam melaksanakan pembangunan karena sudah diatur oleh pemerintah dan mendapat perlindungan dari aparat penegak hukum.

Atas nama pemerintah daerah, Bupati berjanji akan melakukan evaluasi terkait pelaksanaan pembangunan menggunakan Dana Desa ini, melalui pengamatan dari tim yang dibentuk pemerintah. Terutama terhadap penyerapan Alokasi Dana Desa (ADD).

Heri juga mengatakan, pada tahun ini, Kabupaten PALI mulai menerapkan alokasi 10% dari total Dana Bagi hasil (DBH) APBD PALI 2018, untuk ADD.

Desa yang berprestasi pasti akan mendapat lebih besar. Untuk itu ia mengimbau kepada warga untuk melaksanakan pembangunan sebaik mungkin.(ADV/Purba)

LEAVE A REPLY