Posisi Wahyu Lesmono Digoyang Isu Mosi Tak Percaya, Ini Sikap 17 DPC PAN Lampung
Ketua DPC PAN Tanjung Senang, Yuspar Jafar mengatakan bahwa dirinya mendapat intervensi atau tekanan dari oknum yang mengatasnamakan pengurus untuk menandatangani surat yang isinya untuk menggulingkan Ketua DPD PAN Bandar Lampung.
“Saya diberi uang sebesar Rp 1,5 juta untuk menandatangani surat dan memberikan stempel untuk menjatuhkan kepemimpinan Wahyu. Tapi saya nggak mau itu. Kami masih solid dan mengakui kepemimpinan Wahyu,” katanya saat ditemui di Rumah PAN Bandar Lampung, Senin (8/5/2017).
Sementara itu, Ketua DPC PAN Kedamaian, Ali Mardani mengatakan, ada oknum yakni Zulhidir dan A Latif yang memberikan arahan kepada dirinya untuk memprovokasi bahwa kepemimpinan Wahyu Lesmono sudah tidak benar lagi.
“Saya disuruh buat mosi tidak percaya dan melakukan tanda tangan kemudian dikasih uang Rp 1,5 juta. Tapi saya tegaskan tidak mau DPD PAN diacak-acak oleh oknum tersebut,” katanya.
Pengurus Litbang DPD PAN Kota Bandar Lampung, Rusman mengatakan bahwa pihaknya sangat menyayangkan sekali dengan adanya sikap dari Zulhidir dan A Latif yang merupakan mantan pengurus DPC PAN.
Pihaknya juga akan menindak lanjuti secara seris perbuatan tersebut.
“Kami sepakat akan mengorek siapa saja dalangnya. Kami akan segera lapor kepada DPW dan DPP. Kita di PAN tidak mau ribut-ribut. Kita ini solid dan kompak,” katanya.
Ketua DPD PAN Kota Bandar Lampung Wahyu Lesmono mencoba untuk menyikapi secara arif terkait persoalan tersebut. Ia mengatakan ada oknum yang kurang puas dengan kepemimpinannya dan tidak ingin PAN Kota Bandar Lampung besar.
“Sudah ada 7 DPC PAN yang tanda tangan dan memberikan cap. Tapi mereka sudah mengembalikannya. Saya akan laporkan kepada Panwil PAN Zainudin Hasan dan Ketua DPP PAN Zulkifli Hasan,” kata anggota DPRD Kota Bandar Lampung ini.
Ia juga menegaskan bahwa pihaknya akan melaporkan kepada pihak kepolisian karena perbuatan tersebut merupakan pencemaran nama baik seluruh partai.
Wahyu juga mengatakan bahwa jajaran kepengurusannya solid dan siap menghadapi Pilkada 2018 dan Pemilu 2019 mendatang.
“Kami akan koordinasi dengan DPW dan DPP mengenai hal ini. Karena kami akan menyambut agenda politik di depan. Semuanya mendukung Bachtiar maju menjadi Gubernur Lampung dan Zulkifli Hasan menjadi Presiden,” katanya.(*)