HomeBERITA LAMPUNGLAMPUNG TENGAHMenteri Perdagangan Segera Panggil Pengusaha Tapioka, Minta Harga Singkong Dinaikkan

Menteri Perdagangan Segera Panggil Pengusaha Tapioka, Minta Harga Singkong Dinaikkan

RUBRIK, LAMPUNG TENGAH – Keseriusan Bupati Lampung Tengah Mustafa menindaklanjuti keluhan petani atas anjloknya harga singkong dilakukan dengan memboyong para petani menemui langsung Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita di kantornya, Sabtu (22/10/2016).

Sebanyak 16 petani diajak untuk mewakili petani-petani singkong di Lampung Tengah. Sebagaimana diketahui, saat ini harga singkong anjlok diangka Rp 450-Rp 550 per kg dari harga sebelumnya Rp 1.200 per kg. Kondisi ini membuat petani singkong di Lampung Tengah menjerit.

Para petani yang didampingi langsung oleh Bupati Mustafa ini diterima oleh Mendagri Enggartiasto Lukita.

Menanggapi keluhan petani singkong, Enggar menyatakan segera memanggil perusahaan-perusahaan tapioka di Lampung Tengah agar menaikkan harga singkong dalam kisaran Rp 800-Rp 900 per kg.

Selain itu, petani juga diimbau untuk beralih fungsi tanam dari singkong ke tebu. Hal ini bertujuan agar tidak terjadi over produksi sehingga harga singkong bisa lebih terkendali.

“Anjloknya harga singkong kerap terjadi saat panen raya karena over produksi. Dengan beralih tanam, mudah-mudahan produksi singkong dapat ditekan sehingga harga lebih terjaga. Harga tebu juga lebih stabil dibandingkan singkong,” ungkap Mendag.

Enggar mengatakan, pihaknya juga berjanji akan mendatangkan investor untuk membangun pabrik tebu yang nantinya akan menampung hasil produksi petani. “Namun yang jelas, solusi jangka pendek yang akan dilakukan adalah dengan memanggil pengusaha-pengusaha tapioka di Lampung Tengah. Kami akan minta harga singkong dinaikkan,” imbuhnya.

Ia mengakui belum ada regulasi atau peraturan yang penetapan harga standar singkong nasional. Untuk itu akan dibahas Menteri Pertanian dan pihak pengusaha. Menurutnya penetapan harga penjualan (HPP) singkong penting untuk melindungi petani dari kemungkinan anjloknya harga yang disebabkan beberapa faktor, seperti panen, serbuan produk luar negeri dan lainnya.

Pada kesempatan itu, Enggar mengapresiasi upaya Bupati Mustafa yang telah memfasilitasi para petani untuk menyampaikan aspirasinya secara langsung ke kementerian. Ini menjadi bukti keseriusan seorang kepala daerah dalam menyerap aspirasi dan mencari solusi permasalahan yang dihadapi rakyatnya.

“Beliau satu-satunya kepala daerah yang mau memfasilitasi warganya (petani) untuk menyampaikan aspirasi langsung ke Menteri. Saya apresiasi sekali. Mudah-mudahan bisa menjadi teladan bagi kepala daerah lainnya untuk benar-benar serius menanggapi permasalahan warga yang dipimpinnya,” ujar Enggar.

Bupatai Lampung Tengah dan para petani singkong saat berdialog bersama Mentri Perdagaangan RI Edgar di kantor Kemterian.

Bupatai Lampung Tengah Mustafa dan para petani singkong saat berdialog bersama Mentri Perdagaangan RI Edgar di kantor Kemterian.

Sementara itu Bupati Lamteng Mustafa menuturkan, kedatangannya ke kantor Kementerian Perdagangan adalah dalam rangka mendampingi serta memfasilitasi aspirasi petani singkong atas anjloknya komoditas ini. Sebagai penghasil singkong terbesar di Indonesia, jatuhnya harga ubi kayu ini menjadi pukulan tersendiri bagi petani di Lampung Tengah.

“Untuk itu saya merasa ikut bertanggung jawab atas jeritan petani singkong di Lampung Tengah. Hari ini saya mencoba mencari solusinya dengan mengajak langsung para petani singkong untuk menyampaikan aspirasi dan permasalahan mereka. Alhamdulillah kami diterima langsung oleh Mendag, mudah-mudahan ada titik terang dari pertemuan ini,” ungkap Mustafa.

Bupati memaparkan, Lampung Tengah adalah wilayah dengan komoditas penghasil singkong terbesar dengan luas 79.805 hektare dan total produksi 2,4 juta ton. Dengan turunnya harga singkong dari semula Rp 1.200/kg menjadi Rp 560/kg di tingkat pabrik atau Rp 450/kg tingkat petani, tentunya sangat merugikan petani.

Mustafa menyebutkan, sedikitnya petani telah kehilangan pendapatan Rp 1,2 triliun per tahun dari anjloknya harga singkong. “Jika diasumsikan dengan jumlah petani 100.000 kepala keluarga, maka masing-masing kepala keluarga telah kehilangan penghasilan Rp 12 juta per musim tanam. Wajar jika petani kami resah,” ujarnya.

Sebelumnya Bupati Mustafa telah melayangkan surat untuk Presiden meminta agar harga singkong dinaikkan. Keseriusan Mustafa mengupayakan kenaikan harga singkong juga dilakukan dengan melakukan sidak ke sejumlah perusahaan tapioka di Lampung Tengah.

Langkah ini guna memastikan langsung harga singkong di tingkat pabrik. Dari kunjungan tersebut, Mustafa mendapatkan laporan bahwa anjloknya harga singkong disebabkan kebijakan impor yang dilakukan oleh pemerintah.

Dalam sidak, Mustafa juga telah mengingatkan perusahaan agar bijak menentukan besarnya potongan ongkos cabut dan muatan singkong. Jangan sampai petani semakin menderita dengan anjloknya harga ditambah potongan ongkos cabut serta muatan singkong.

“Sudah saya sampaikan. Perusahaan harus bijak, potongan jangan terlalu besar. Kasian dengan petani, sudah harga anjlok, harga masih dipotong dengan presentasi cukup tinggi. Perusahaan juga harus memikirkan nasib petani,” pungkasnya.(*)

Empat Orang Ditangka
Ratusan Warga Prings
Rate This Article:
NO COMMENTS

LEAVE A COMMENT

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam