Bupati Minta Orangtua Bantu Pemkab Bentengi Anaknya Supaya Tak Terjerumus Narkoba dan Seks Bebas
RUBRIK, LAMPUNG TIMUR -Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim meminta orangtua bisa menjadi panutan dan membentengi anak-anaknya, sehingga tidak terjerumus ke dalam kenakalan remaja berupa narkoba dan seks bebas. Sebab menurut politisi PKB itu, peran orangtua dan keluarga terdekat bisa menjadi pagar pembatas untuk menanggulangi kenakalan remaja.
“Artinya bukan pemkab tidak mau membantu menanggulangi kerusakan mental anak remaja, namun bantuan pemkab pun akan sia-sia jika tidak ditunjang dengan kepedulian orangtua masing-masing remaja tersebut,” ujarnya dalam Musrenbang di Kecamatan Sekampung Udik, Rabu (3/3/2016).
Persoalan kenakalan remaja ini masuk dalam pembahasan musrenbang di Kecamatan Sekampungudik atas dasar keluhan Yani, pemilik apotek di hadapan Bupati Lampung Timur Chusnunia.
Dalam pemaparannya, Yani menceritakan banyak remaja berumur belasan tahun yang membeli obat-obatan yang bisa dioplos untuk mabuk. Dan banyak pula yang membeli tespek, alat pendeteksi kehamilan.
“Artinya apa yang dibeli oleh remaja itu tidak lazim, sehingga asumsi saya remaja sudah banyak yang mengetahui bagaimana mengoplos obat dan melakukan seks sebelum berkeluarga,” kata Yani.
Menanggapi itu, Bupati Chusnunia menyatakan, pihaknya tetap akan memperhatikan persoalan kenakalan remaja dengan mengadakan bimbingan mental ataupun sosialisasi perihal dampak narkoba dan seks bebas.
“Persoalan ini harus menjadi perhatian kita bersama, para orangtua, pemerintah daerah, DPRD, dan pihak sekolah. Pendidikan formal, sekolah harus lebih mengutamakan perbaikan mental. Kami akan rumuskan anggaran untuk menangani hal itu,” kata Chusnunia.
Bupati mengatakan, perbaikan mental itu penting karena jika pemerintah daerah berhasil mengelola APBD dan berbagai infrastruktur namun jika mental para remajanya rusak, maka pemerintah gagal dalam memimpin daerah. Kami yakin tidak akan bisa menghilangkan kenakalan remaja terkait narkoba dan sek bebas hingga nol persen, tapi setidaknya bisa meminimalisir,”tegas Bupati.(rubrikmedia)