HomeBERITA LAMPUNGMETRO (Page 18)


Rubrikmedia.com, Kota Metro – Hotel Aidia Grande menolak Siswa tak mampu asal SMK Muhammadiyah 3 jurusan Perhotelan untuk magang dengan posisi House Keeping atau tenaga kebersihan kamar.

Siswa bernama Novi Mariana (16) sebelumnya diterima menjalankan program magang di Hotel Santika pada posisi House Keeping, namun karena keterbatasan biaya hidup Novi terpaksa tidak melanjutkan program magang di Hotel bintang Empat tersebut.

Pihak sekolah kemudian memberikan alternatif mencari hotel lain yang dekat dengan tempat tinggalnya di Kota Metro. Dengan catatan hotel tersebut berkategori bintang Tiga.

“Novi kami izinkan untuk magang di Kota Metro yang dekat dengan tempat tinggalnya, agar memperoleh pengalaman dan pembelajaran yang baik kami menyarankan di hotel yang setidaknya berbintang Tiga” jelas Rini pengajar perhotelan SMK Muhammadiyah 3 mewakili wali kelas Lusi Kurnia.

Namun malang, pihak hotel menolak pengajuan magang Novi dengan alasan kurang berkas dan ketidakcakapan Novi dalam berbahasa asing.

Penolakan Aidia Hotel itu dinilai Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Metro tidak memiliki kepekaan sosial. Ali Imron, ketua organisasi pers yang terdiri dari CEO media siber itu bahkan mensoalkan kembali tanggung jawab sosial yang diberikan Aidia Hotel melalui CSR setelah melanggar DAS. Menurut Ali Pemkot harus terbuka soal CSR yang diberikan hotel tersebut apakah layak dengan dampak banjir yang ditimbulkan akibat bangunan Aidia Hotel yang sebagian berdiri di atas saluran irigasi.

“Aidia Hotel seharusnya peka sosial dan memiliki kontribusi terhadap perikehidupan masyarakat, jika sekedar menerima siswa magang yang notabene tidak digaji saja tidak mau bagaimana dengan besaran CSR yang selama ini diberikan kepada pemerintah Kota Metro? apakah mencukupi dibandingkan dampak lingkungan atas berdirinya hotel itu di atas aliran irigasi?” tegas Ali.

Sementara Vice Director KARA Akademi, Rofingatus, yang pernah menjabat sebagai Human Resources (Sumber Daya Manusia) Recruitment di Cafe Batavia menilai kemampuan bahasa asing tidak begitu dibutuhkan untuk posisi Back Liner (Posisi yang jarang bersinggungan dengan tamu). Menurut Rofi sangat kecil kemungkinan terjadi percakapan antara Back Liner dengan tamu, sehingga pekerja yang kurang mampu berbahasa asing biasanya ditempatkan sebagai back liner.

“Pengalaman saya sebagai HR Recruitment biasanya SDM yang kurang memiliki kemampuan bahasa asing, apalagi yang tidak Pedean (percaya diri) biasanya memang ditempatkan di back liner seperti house keeping atau bagian dapur seperti cook helper dan steward , bukan posisi yang mewajibkan dia untuk berinteraksi dengan tamu setiap saat seperti front officer dan F&B service misalnya. Apalagi jika sekedar pegawai magang, yah justru semestinya kekurangannya diterima karena bekerja sambil belajar tanpa digaji” jelas Rofi

Perihal penolakan siswi tak mampu untuk magang pihak Aidia Hotel melalui Human Capital Manager Ade Alfa mengatakan tidak perlu menanggapinya sekarang. Menurut Ade ia perlu berdiskusi dengan wali murid dan pihak SMK Muhammadiyah 3 terlebih dahulu.

“.. saya tidak perlu tanggapi sekarang, saya mau undang Pak Arief (wali murid) untuk diskusi ringan ..saya juga sudah undang SMK 3 untuk hadir besok biar informasinya jelas dan kredibel” katanya melalui pesan Whatsapp. (*)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam