225 Rumah Rusak Diterjang Puting Beliung, Wali Kota Metro Perintahkan Bantuan Tanpa Potongan
RUBRIK,METRO — Angin puting beliung menerjang Kecamatan Metro Utara dan merusak ratusan rumah warga. Pemerintah Kota Metro langsung bergerak menyalurkan bantuan serta memastikan korban tidak dipersulit dalam proses penerimaannya.
Berdasarkan data BPBD Kota Metro, sebanyak 255 kepala keluarga (KK) terdampak bencana yang menerjang empat kelurahan, yakni Karangrejo, Banjarsari, Purwoasri, dan Purwosari.

Kerusakan tercatat pada 249 rumah, dengan rincian 18 rumah rusak berat, 63 rusak sedang, dan 174 rusak ringan. Kerusakan terparah terjadi pada bagian atap, mulai dari genting dan asbes yang beterbangan hingga sejumlah rumah yang kehilangan sebagian besar atapnya.
Plt Kepala BPBD Kota Metro Renan Joko Sajarwo mengatakan pendataan dan asesmen dilakukan sejak hari kejadian sebagai dasar penyaluran bantuan.
“Beberapa rumah hanya menyisakan rangka bangunan. Proses pendataan dan asesmen kami lakukan sejak hari kejadian,” jelas Renan.
Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso turun langsung ke Kelurahan Karangrejo, Jumat (1/8/2025), untuk menyerahkan bantuan kepada warga terdampak. Ia meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), camat, lurah, hingga pihak perbankan memastikan bantuan diterima warga secara cepat dan utuh.
“Saya nggak mau dengar ada masyarakat yang kesulitan atau terlambat menerima bantuan,” tegas Bambang.
Bambang bahkan meminta bantuan tetap dapat disalurkan secara tunai jika mekanisme transfer melalui rekening mengalami kendala administratif.
“Kalau memang melalui rekening ada keterlambatan, karena buat rekeningnya susah, maka jangan ragu langsung diberikan tunai. Tapi tetap harus benar-benar tersampaikan, tanpa potongan serupiah pun,” katanya.
Ia juga meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pelayanan aparatur yang lambat atau menghambat penyaluran bantuan.
“Masyarakat kalau dinas terkait lambat, camat dan lurah lambat, langsung lapor ke saya,” ujarnya.
BPBD bersama perangkat kelurahan dan relawan telah melakukan pemetaan kebutuhan warga. Bantuan yang disalurkan antara lain uang tunai dan paket sembako, dengan mekanisme transfer maupun pemberian langsung dalam kondisi tertentu.
Renan menegaskan pemerintah terus melakukan koordinasi lintas sektor untuk mempercepat penanganan dan pemulihan warga terdampak.
Bencana tersebut menjadi ujian bagi kecepatan respons pemerintah sekaligus kesiapan masyarakat menghadapi cuaca ekstrem. Pemkot Metro menegaskan penanganan tidak berhenti pada bantuan darurat, tetapi perlu dilanjutkan dengan pemulihan dan penguatan mitigasi bencana di wilayah rawan. (ADV)