Disdikbud Bantah Kunci Jawaban UN Beredar di Metro
RUBRIK, METRO – Kunci jawaban Ujian Nasional (UN) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) beredar melalui pesan siar Blackberry Massenger (BBM) di Kota Metro. Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disdikbudpora) membantah adanya kebocoran.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Disdikbudpora Metro Bangkit Haryo Utomo memastikan tidak ada kebocoran soal pada UN di wilayahnya. Soal UN tiba di Disdikbudpora, Rabu (4/5/2016), sekitar pukul 09.00 WIB dan langsung dari pusat yang diantarkan oleh Pemerintah Provinsi Lampung.
“Soal UN juga dikawal anggota Polda Lampung. Kemudian disimpan di Disdikbudpora dan dijaga dua anggota Polres Metro yang didampingi empat pegawai Disdikbudpora. Saya pastikan tidak ada kebocoran soal di Kota Metro,” terangnya saat dikonfirmasi saat monitoring pelaksanaan UN di Pondok Darul Amal bersama Wali Kota Metro, Senin (9/5/2016).
Ia menjelaskan, sistem kelulusan UN saat ini bukan berdasarkan nilai. Karena itu, ia mengimbau kepada siswa yang tengah melaksanakan UN, tidak terpengaruh dengan sebaran kunci jawaban yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.
“Saya minta orangtua, siswa, dan guru tidak menghiraukan kunci jawaban yang beredar itu. Sudah saya baca isinya. Bohong itu, tidak benar, hanya isu. Siswa jangan percaya dengan kunci jawaban itu. Kerjakan soal itu berdasarkan ilmu yang sudah didapat selama ini. Utamakan kejujuran. Yakinlah prestasi akan mengikuti,” imbuhnya.
Ia menambahkan, dari data Disdikbudpora jumlah SMP negeri dan swasta yang melaksanakan UN sebanyak 25 sekolah dan MTs sebanyak delapan sekolah. Sedangkan jumlah peserta yang mengikuti UN sebanyak 3.715 siswa.
“Sebanyak 32 sekolah itu terbagi menjadi enam rayon. Rayon 02.01 ada empat sekolah, sub rayon 02.02 ada empat sekolah, sub rayon 02.03 ada lima sekolah, sub rayon 02.04 ada enam sekolah, sub rayon 02.05 ada lima sekolah, sub rayon 02.06 ada delapan sekolah. Pemkot Metro membagi tiga tim yang dipimpin Walikota Metro, Wakil Walikota, dan Sekkot Metro meninjau pelaksanaan UN di beberapa sekolah,” terangnya.
Diketahui, UN SMP dilaksanakan selama empat hari, dimulai pada Senin (9/5) hingga Kamis (12/5). Hanya satu mata pelajaran yang dilaksanakan setiap hari.
Walikota Metro Achmad Pairin memimpin memonitoring berlangsungnya Ujian Nasional (UN) tingkat SMP sederajat di SMPN 1 Metro, SMP Kartikatama Metro, dan MTs Darul Amal Metro, Senin (9/5/2016). Saat monitoring tersebut, walikota didampingi oleh perwakilan dari DPRD Kota Metro, Staf Ahli Walikota Bidang Pemerintahan, Asisten 3 Bidang Administrasi Umum, Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga, dan Inspektur Kota Metro.(*)