Antisipasi Begal, Kapolres Minta Orangtua Pantau Perilaku Anaknya Masing-masing
RUBRIK, LAMPUNG TIMUR – Kepala Polres Lampung Timur AKBP Juni Duarsah mengimbau para orangtua untuk memberikan perhatian penuh kepada anak anaknya, terlebih mereka yang menginjak dewasa. Perhatian bukan hanya soal kebutuhan makan dan minum namun kepemilikan benda-benda berharga yang dimiliki oleh anak yang belum mempunyai pekerjaan.
"Orangtua harus memiliki kecurigaan penuh dengan anaknya, terutama yang masih pelajar baik SMP, SMA dan yang masih kuliah tapi sudah memiliki sepeda motor atau barang mewah lainnya sendiri. Padahal mereka belum mampu membeli sendiri atau tidak dibelikan orangtuanya," kata Juni saat temu muka dengan masyarakat di Balai Desa Srigading, Kecamatan Labuhanmaringgai, Lampung Timur, Selasa (12/4/2016).
Juni menegaskan, jika mendapati hal seperti itu maka orangtua harus menanyakan asal dari kepemilikan harta tersebut. "Sebab menurut pengamatan kami, pelaku kejahatan seperti begal dan lainnya yang kami tangkap banyak yang masih berusia produktif," ungkapnya.
Artinya, tambah dia, dengan kejadian semacam itu orangtua kurang memperhatikan anaknya. Orangtua jangan segan memeriksa kamar tidur si anak, ditakutkan menyimpan sabu atau miras bahkan senjata tajam.
"Hal semacam itu yang kadang kurang diperhatikan orangtua," ujar Juni.
Juni Duarsah juga menyinggung kinerja polisi khususnya yang bertugas di wilayah Lampung Timur jangan sampai memanfaatkan jabatannya untuk menakut-nakuti masyarakat, atau memback-up pelaku kejahatan seperti judi. Dengan adanya perilaku oknum seperti itu maka polisi akan kehilangan kewibawaannya.
"Jika ada polisi yang seperti itu masyarakat bisa langsung lapor kepada saya," tegas Juni di hadapan puluhan masyarakat Desa Srigading sambil memberikan nomor ponselnya.
Selain berdialog dengan masyarakat, Polres Lampung Timur juga melayani masyarakat setempat seperti pembayaran pajak bermotor di Desa Srigading.(AG)