Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Pringsewu Kini Digabung 

0
1089

RUBRIK, PRINGSEWU – Pemerintah Kabupaten Pringsewu menyampaikan dua rancangan peraturan daerah (raperda) yaitu tentang Pembentukan dan Susunan Organisasi Perangkat Daerah serta Perubahan APBD Kabupaten Pringsewu 2016 dalam rapat paripurna, Selasa (6/9/2016).

Bupati Pringsewu Sujadi dalam sambutannya pada rapat yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Sagang Nainggolan dan Stiyono mengatakan, terbitnya UU No 23/2014 dan PP No 18/2016 tentang Perangkat Daerah, membawa perubahan signifikan terhadap pembentukan perangkat daerah, yakni dengan prinsip tepat fungsi dan ukuran berdasarkan beban kerja yang sesuai dengan kondisi riil yang ada di setiap daerah.

Menurutnya, hal tersebut sejalan dengan prinsip organisasi perangkat daerah yang rasional, proporsional, efektif, dan efisien. “Dalam membentuk organisasi perangkat daerah, didasarkan pada konsepsi organisasi yang terdiri lima elemen, yakni kepala daerah (strategic apex), sekretaris daerah (middle line), dinas (operating core), badan atau fungsi penunjang (technostructure), dan staf pendukung (supporting staff),” katanya.

Dalam raperda tersebut, tambah bupati, Pemkab Pringsewu mengajukan susunan, yaitu Sekretariat Daerah, Sekretariat DPRD, Inspektorat, Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran, empat badan, 19 dinas, 9 kecamatan, dan 5 kelurahan.

“Semuanya ditetapkan berdasarkan validasi pemetaan masing-masing urusan yang telah sesuai dengan PP No 18/2016. Sementara untuk satker yang mengurusi bencana alam, penyuluh pertanian, kesatuan bangsa dan politik, dan sekretariat Korpri masih menunggu PP yang mengatur pembentukannya,” tambahnya.

Sementara untuk raperda tentang perubahan APBD Kabupaten Pringsewu 2016, disusun berdasarkan nota kesepahaman yang telah ditandatangani bersama pada 2 September 2016 yang memuat beberapa pertimbangan kebijakan dalam melaksanakan perubahan APBD.(*)

LEAVE A REPLY