Pakai Kaus Bergambar Palu Arit, Tiga Warga Pringsewu Diamankan

0
1808

RUBRIK, PRINGSEWU – Jajaran Komando Distrik Militer (Kodim) 0424 Tanggamus mengamankan seorang ibu rumah tangga berinisial SD (27), warga Kecamatan Pringsewu. SD ditangkap karena telah memakai kaus warna merah bergambar palu arit.

SD digelandang tiga anggota piket Koramil Pringsewu, Peltu Parno Tegal, Serda Safril, dan Serda Sarino, Senin (1/8/2016) pukul 19.00 WIB. Petugas juga menemukan kaus warna merah bergambar palu dan arit tersebut di rumah SD.

SD mengaku mendapat kaus tersebut dari EP (26), warga Kecamatan Pringsewu. Lantas petugas mendatangi rumah EP dua jam kemudian, pukul 21.00 WIB. Namun EP mengatakan bahwa kaus itu dipinjamnya dari AR (25), warga Kecamatan Pringsewu.

Ironisnya, setelah dikonfrontasi, AR dan EP tetap saling lempar dan tidak mengakui kaus tersebut. Menurut petugas, ketiganya mengaku tidak mengetahui arti lambang palu arit dan tidak mengetahui tentang Partai Komunis Indonesia (PKI) karena pendidikannya hanya SD dan SMP.

Petugas TNI lantas menyerahkan perkara tersebut ke Polsek Pringsewu. Itu setelah mendapat arahan dari Dandim 0424 Tanggamus Letkol Inf Hista Soleh Harahap.

Kepala Unit Reskrim Mapolsek Pringsewu Iptu Murdono mengatakan, lambang palu arit itu merupakan lambang komunis, yakni PKI. Murdono mengatakan pengamanan kaus palu arit ini berdasar UU No 27 Tahun 1999 tentang perubahan KUHP terkait kejahatan tentang keamanan negara.

Menurut dia, ajaran komunisme itu dilarang. Bahkan Ketetapan MPRS Nomor 25 tahun 1966 mengatur tentang larangan paham-paham komunisme dan pembubaran PKI.

“Tapi dalam perkara ini polsek dan koramil masih mendalami terus dari mana kaus itu berasal,” kata Murdono, Selasa (2/8/2016).

Sampai saat ini, lanjut Murdono, masih sebatas pada pengakuan tiga orang, yakni SD (27), EP (26), dan AR (25). Murdono menambahkan ketiganya akan mendapat pembinaan dan pengawasan.

Dia pun mengimbau kepada warga yang mendapati lambang-lambang komunis, supaya segera melapor ke babinkamtibmas atau babinsa setempat. Seperti lambang palu arit yang sudah diamankan tersebut.(Fid)

 

LEAVE A REPLY