Ucap Buta dan Tuli Dalam Berpidato, Ma’ruf Amin Dilaporkan Ke Bawaslu

0
96
Portal Berita L.apung, Rubrik Berita
Cawapres Ma'aruf Amin. foto ( Istimewa)

RUBRIK,JAKARTA – Ma’ruf Amin dilaporkan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) oleh Bonny Syahrizal dan sekelompok orang yang tergabung dalam Advokat Senopati 08.
Seperti yang dikutip dari laman Kumparan.com, Calon wakil presiden nomer urut 01 tersebut dilaporkan atas dugaan penghinaan terhadap penyandang disabilitas saat berpidato di Jakarta beberapa waktu lalu.

Saat itu Ma’ruf Amin mengatakan bahwa hanya yang buta dan tuli saja yang tidak bisa melihat kinerja Presiden Jokowi.

Menurut Bonny, ucapan Ma’ruf Amin tersebut telah melanggar UU Pemilu Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Padahal dalam Undang-Undang sudah mengatur soal penyebutan bagi penyandang disabilitas.

“Dugaan pelanggaran UU Pemilu Nomor 7 Pasal 280 butir C, D, E, di mana diduga melakukan penghasutan terhadap perseorangan ataupun masyarakat serta ketertiban umum junto Pasal 521 di mana ancaman hukuman 24 bulan,” kata Bonny di Bawaslu RI, Jakarta Pusat, Rabu (14/11)

“Bila mana ada kekurangan mata atau telinga kita disebut dengan tuna netra atau tunawicara atau tuna rungu sebagaimana diatur kaum disabilitas ini diatur UU Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas,” lanjut dia.(*/dw)

LEAVE A REPLY