Tega, Anak Durhaka Ini Pukuli Ibu Kandung Hingga Babak Belur

0
1242
Berita Lamteng, Portal Online Lamteng, Media Lampung, Penganiayaan Ubu Kandung, Kota Gajah
Wahyudi Alias Cubilenjalani BAP di Polsek Punggur

RUBRIK,LAMTENG – Polisi Sektor Punggur Kecamatan Lampung Tengah berhasil mengamanakan Wahyudi Alias Cibul (29) tersangka penganiaya Kasinem (65) warga Dusun Kampung Baru Kota Gajah Lamteng.Senin, (13/08/2019).

Surga ditelapak kaki ibu mungkin sudah tidak tetbesit lagi di benak Wahyudi, karena ia tega menganiaya Kasinem yang  tak lain merupakan ibu kandungnya sendiri hingga babak belur.

Akibat ulah anak durhaka nya tersebut, Kasinem menderita luka memar di mata, lengan dan luka sobek di telinga.

Menurut keterangan Kapolsek Punggur AKP.Asril mewakili Kapolres Lampung Tengah AKBP I Made  Rasma Jemy, Penangkapan Pelaku berdasarkan laporan polisi nomor : LP/ 342- B / VIII / 2019 / Polda Lpg/ Res Lamteng / Sektor Punggur Tanggal 13 Agustus 2019 dengan pelapor Ida Fitri Astuti Bin Rohman.

“Pada hari Selasa tanggal 13 Agustus 2019 sekira pukul 02.00 WIB dini hari telah terjadi Kekerasan dalam rumah tangga di sebuah warung bandrek milik Kasinem yang di lakukan oleh anaknya sendiri yakni Wahyudi alias Cibul yang sedang dipengaruhi minuman keras. Korban dipukul bagian mata kanan dan kiri kira-kira sebanyak sepuluh kali, Serta menarik anting korban sehingga menyebabkan telinga sebelah kiri korban luka dan korban pingsan. luka juga terlihat dibagia kedua belah mata, lengan sebelah kiri, dan saat ini korban tengah di rawat di Rumah Sakit Umum Ahmad Yani Metro.”terang Kapolsek Asril.

AKP Asril menambahkan bahwa kejadian ini sudah sering kali di lakukan oleh pelaku kepada sang ibu karena marah jika tidak di beri uang.
“Pelaku ini memang diketahui sering melakukan pemukulan kepada sang ibu jika tidak di beri uang.Bahkan sang adik kandung nya sendiri juga sering dipukuli oleh Cibul ini jika membela sang ibunya.Saat ini pelaku sudah Kita amankan di Mapolsek Punggur untuk penyidikan lebih lanjut,”jelas AKP Asril.

Sedangkan Wahyudi alias Cibul mengaku menyesal setelah kejadian tersebut.
“Ya saya menyesal sekali dan kasihan melihat ibu saya dan berjanji setelah selesai menjalani hukuman ini tidak akan mengulangi perbuatan ini lagi”tungkasnya.(ddy)

LEAVE A REPLY