Stasiun Tanjung Karang Direncanakan Jadi Destinasi Wisata Baru Lampung

0
1095
Stasiun kreta api lampung, berita Kreta Api, Lamoung Online, Berita Olinw Lampung, Media Pampung
Kreta Api Lampung Foto/Istimewa

BANDARLAMPUNG — PT KAI Drive IV Tanjung karang mendukung¬† inteuksi Gubrrnur Lampung Arinal Djunaidi, terkait penataan baru di stasiun KAI Tanjung Karang Lampung. Manager Humas PT KAI Divre IV Tanjung Karang, Sapto Hartoyo, mengungkapakan terkaitPPh hal tersebut, Kamis (22/11/2019).

“Stasiun Tanjung Karang merupakan salah satu pintu masuk ke Provinsi Lampung, jadi saat ini akan kita lakukan penataan sesuai juga dengan arahan dari Gubernur Lampung ketika melakukan kunjungan kerja di kawasan Stasiun” ujarnya.

Sapto menambahkan, perlu diketahui juga, penataan dilakukan dalam rangka menyongsong Natal dan tahun baru.

PT KAI Divre IV Tanjung Karang akan memperluas area perparkiran untuk itu dilakukan penataan-penataan kawasan tersebut.

Saat ini Stasiun Kereta Api bukan hanya tempat orang datang dsn prrgi untuk naik kereta api saja, tetapi diharapkan bisa menjadi tempat bersantai dan tempat belajar bahkan bisa menjadi salah satu destinasi wisata, dan menjadi ikon kota.

“Kalau kita lihat stasiun-stasiun besar yang ada di Jawa itu semua sudah merupakan ikon kota. Sehingga kitapun berharap stasiun Tanjung Karang juga bisa menjadi ikon Kota Bandarlampung”harapnya.

Jadi kalau KAI melakukan penertiban aset-aset bukan berarti melakukan penggusuran tetapi untuk penataan baik kawasan maupun secara administrasi.

Sebelum dilakukan penataan, memang banyak pedagang di lokasi tersebut, dan pedagang itu akan direlokasi yang tidak jauh dari tempat berdagang biasanya.

“Kita tahu mereka mencari penghasilan dari situ, dan sudah dibahas dalam rapat, sudah koordinasi juga dengan aparat, baik itu kewilayahannya seperti kepolisian, Koramil, kecamatan, maupun kelurahan” tambahnya.

Sementara itu lurah Gunungsari, Akbar Mandari Putra sangat berharap daerahnya yang merupakan daerah perbukitan dan dekat dengan stasiun akan ditata dan dijadikan sebagai Kota Wisata.

“Lokasi itu akan kita sulap menjadi desa pelangi, yang artinya bahwa nanti kalau kita lihat dari atas atau dari bawah itu kan kelihatan genteng-genteng berwarna-warni. Harapan itu juga sejalan dengan harapan PT Kereta Api, dan juga mungkin harapan dari pak gubernur selain sebagai pintu gerbang untuk masuk ke Kota Bandar Lampung di situ juga nanti akan menjadi, kawasan wisata” kata Akbar.(ih)

LEAVE A REPLY