Siap-Siap, Tak Lapor Dana Kampanye, Parpol Bisa Tak Punya Wakil di DPRD

0
824

METRO – Komisi Pemilihan umum (KPU) Kota Metro kembali menggelar bimbingan teknis tentang dana kampanye. Kali ini adalah bimtek mengenai, Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK).

Kegiatan bimtek tersebut digelar di GSG Grand Skuntum Kota Metro, yang diikuti seluruh Parpol peserta Pemilu 2019. Mengingat pentingnya laporan dana kampanye dan konsekuensinya yang bila diabaikan, maka kursi terpilih dari Parpol tersebut akan kosong atau tak ada keterwakilan.

Nova Hadianto, M.Si Komisioner KPU Metro Divisi Hukum, mengatakan kegiatan ini bertujuan agar Parpol mengetahui tata cara melaporkan dana kampanye. Saat ini menurutnya adalah tahap Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK).

“Ya kegiatan ini, intinya bimbingan teknis dalam LPSDK. Yang dijadwalkan wajib diserahkan tanggal dua Januari tahun depan di dalam LPPDK,” katanya, Sabtu (15/12/2018).

Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK) menurutnya adalah pelaporan dana kampanye secara keseluruhan, yang meliputi tiga item. Antara lain, Laporan Awal Dana Kampanye (LADK) tanggal 23 September lalu, Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK) tanggal 2 Januari mendatang, dan Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK) dengan batas 26 April sampai 2 Mei 2019 mendatang, meliputi semua laporan dari awal.

“Konsekuensi dari tidak dilaporkannya LPPDK tidak ditetapkan perolehan suara partai tersebut di dapil Kota Metro. Otomatis, caleg terpilihnya tidak dilantik. Tidak punya wakil di DPRD Kota Metro,” tegas Nova.

Suasana bimtek KPU Metro, kepada seluruh Parpol di Kota Metro. Foto: Raden Yusuf, rubrikmedia.com
Suasana bimtek KPU Metro, kepada seluruh Parpol di Kota Metro. Foto: Raden Yusuf, rubrikmedia.com

Hadir dalam bimtek tersebut, narasumber dari KPU Provinsi Lampung, M. Tio Aliansyah,S.H,.M.H, Ikatan Akuntan Indonesia Wilayah Lampung, Agus Zahron Idris, S.E., M.SI, Komisioner KPU Metro dan pengurus parpol. (yus)

LEAVE A REPLY