Sering Lakukan Eksekusi Mati TKI, Jokowi Protes Pemerintah Arab Saudi

0
1184
Media Indonesia,
Presiden Jokowidodo (Kiri),Tenaga Kerja Indonesia terkesekusi mati oleh Pemeri tah Arab Saudi, Tuti Tursilawati (Kanan), foto Halloindo.com

RUBRIK-JAKARTA — Tuti Tursilawati, warga negara Indonesia asal Majalengka, Jawa Barat yang menjadi pekerja imigran dieksekusi mati oleh pemerintah Arab Saudi tanpa notifikasi atau pemberitahuan resmi lebih dulu kepada Pemerintah Indonesia,Selasa (29/10/18).

Sebelum dikenakan eksekusi mati Tuti Tursilawati ditangkap oleh kepolisian Saudi pada 12 Mei 2010 atas tuduhan telah membunuh ayah dari majikannya
bernama Suud Malhaq Al Utibi. Suud tewas diduga terkena pukulan kayu yang dilakulan oleh Tuti.

Atas eksekusi mati Tuti oleh Pemerintah Arab Saudi membuat Presiden Jokowi memprotes hal tersebut. Karena tidak adanya konfirmasi secara resmi terkait elsekusi mati Tuti kepada Pemerintah Indonesia, Jokowi telah mengonfirmasi hal tersebut kepada Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi.

Menurut Jokowi, tindakan pemerintah Arab Saudi terhadap pekerja imigran sudah berulang. Padahal Pemerintah Arab Saudi sering membahas terkait perlindungan saat pertemuan bilateral.

“Kita sudah memanggil Dubes Indonesia untuk Arab Saudi untuk sampaikan protes kita karena tidak adanya notifikasi,” kata Jokowi saat ditemui di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu 31 Oktober 2018.

“Sudah berkali-kali (diingatkan), Dubes juga terus lakukan upaya itu,” ujarnya.

Melansir Viva.co.id, Saat ini Jokowi juga telah memerintahkan jajarannya untuk memfasilitasi keluarga Tuti untuk terbang langsung ke negara dimana Tuti bekerja yaitu Arab Saudi.

Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri Muhammad Iqbal mengatakan bahwa berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah termasuk menunjuk tiga pengecara dan banding serta pemeriksaan ulang guna meringankan hukuman Tuti.

“Namun sayangnya, Mahkamah Agung Arab Saudi menetapkan hukuman sama seperti semula yaitu hukuman mati,” kata Iqbal, kemarin.(*)

LEAVE A REPLY