Sempat Jadi Buronan DPO Ini Diganjar 9 Tahun Penjara

0
2186
Polsek Terusan Nunyai, Media Lampubg Tengah, Kapolsek Edi Suhendra
Tersangka kejahtan (Begal) diamanakan anggota Polsek Terusannuyai

RUBRIK,LAMTENG –  Polsek Terusan Nunyai (Tenun), berhasil menagkap satu Orang DPO tindak kejahatan Curas, Daironi aiias Roni Dj (41) setelah sempat menjadi buron selama satu tahun. Sabtu, (7/12).

Tersangka kejahatan ini di tangkap pihak kepolisian Polsek Terusan Nunyai berdasarkan laporan korban Mohamad Tosiman (21) warga desa Daya Murni, Kecamatan Tumijajar Kabupaten Tulang Bawang Barat yang pada saat itu, 28 Oktober 2018 lalu, atas kasus perampasan sepeda motor miliknya.

modus pelaku dlam melancarkan aksinya kepada Roni berpura-pura hendak menumpang sepedah motor milik korban yang tengah melitas, untuk mengatarkan ke rumah nya di desa sebelah, namun di desa Gunung Agung Kecamatan Terusan Nunyai, pada saat di tempat sepi pelaku menyuruh korban berhenti kemudian menyikut korban hingga terjatuh lalu dan tersangka  langsung mengambil kendaraan berikut handphone milik korban.

Menanggapi hal tersebut, Kapolsek Terusan Nunyai Iptu Edi Suhendra mewakili Kapolres Lampung Tengah AKBP I Made Resma membenarkan, bahwa pelaku di tangkap berkat informasi dari warga atas keberadaan tersangka yang sedang berada di Jl Polri Belakang, Desa Bandar Agung, Kecamatan Terusan Nunyai. serta dasar Laporan Polisi Nomor : LP/ 365-B/ XII / 2018/LPG/ RES LT/ SEK TENUN tanggal 11 Desember 2018 jajaran Reskrim Polsek Tenun segera bergegas memburu tersangka, dan berhasil mengamankanya.

” Pelaku ini kan sudah lama jadi incaran kami, maka setelah ada info tersebut, tanpa buang waktu kami segera memburu tersangka, dan Alhamdulilah tersangka dapat kami amankan ” jelasnya.

Lebih lanjut, Iptu Edi mengatakan, saat ini tersangka berikut barang bukti 1 unit kendaraan R2 berikut 1 buah Handphone merk Andromax warna  hitam telah di amankan di Mapolsek Terusan Nunyai.

” Guna mempertanggung jawabkan perbuatanya, tersangka  akan kami jerat dengan pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara” pungkasnya. (Gga9

LEAVE A REPLY