Satpol PP Lampung Tengah Tertibkan Ratusan Lapak PKL di Pasar Bandarjaya

0
553

RUBRIK, LAMPUNG TENGAH – Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Lampung Tengah membongkar ratusan lapak pedagang kaki lima di Bandarjaya Plaza, Jumat (15/9/2017).

Pembongkaran ini untuk menciptakan keindahan dan kebersihan Pasar Bandarjaya yang merupakan ikon Lampung Tengah.

Wakil Bupati Lampung Tengah Loekman DjoyoSoemarto memerintahkan kepada Satuan Polisi Pamong Praja untuk menertibkan dan membongkar lapak pedagang kaki lima yang berada di atas saluran air dan juga di sepanjang pinggir jalan belakang Terminal Bandarjaya.

“Kami sudah kasih pemberitahuan terlebih dahulu, bagi pedagang yang berada di atas drainase harus masuk ke dalam wilayah pasar. Kami kasih kesempatan untuk berdagang di dalam lokasi pasar di tempat parkir supaya ini tidak berbau busuk lagi,” kata Loekman.

Lapak Dagangan di bongkar, Pasar Bandarjaya, Pol PP Lamteng
Wabup Lamteng Loekman Djoyosoermarto terjun langsung mantau pasar Bandarjaya Plaza

Kedepan, lanjuti Wakil Bupati, pihaknya secara berkelanjutan terus memantau terkait kebersihan dan akan memberikan sanksi bagi siapa yang melanggarnya.

“Secara berkelanjutan kami akan terus pantau ini dan setealah ini akan kami berikan sanksi bagi yang melanggar termasuk penanggung jawab kebersihan dan petugas kebersihan harus waspada kalau ada yang membuang sampah seperti yang lalu merekalah yang harus bertindak,” tegasnya.

Sementara itu Kepala Satpol PP Lampung Tengah Tri Widarbo mengatakan, untuk menertibkan ratusan lapak pedagang kaki lima yang berada di sekitaran Bandarjaya Plaza ini, Pemkab Lampung Tengah menerjunkan 142 orang Pol PP.

Ia pun bersyukur tidak ada perlawanan dari 200-an pedagang yang menempati lapak di atas saluran air.

“Kami bersyukur tidak ada perlawanan dari para pedagang karena mereka merasa bersalah dan dengan kesadarannya banyak pedagang yang membongkar lapaknya sendiri dan kita secara manusiawi membongkarnya, kami kasih tahu, kami membantu mengemasi barang-barangnya kemudian membongkarnya jadi tidak semena-mena,” terangnya.

Salah satu pedagang kaki lima yang lapaknya di bongkar oleh petugas berharap ada kesempatan untuk menghabiskan terlebih dahulu karena khawatir merugi karena dagangan buahnya mudah membusuk.

“Sudah datang surat peringatan dan barang kami ini mudah busuk, aturan kalau lima hari lagi kan kami bisa ngomong. Salak ini satu hari bisa busuk jadi kami merugi banyak,” harap Mamak Raga yang sudah berdagang buah sejak 18 tahun lalu ini.

Saat ini sekitaran Bandarjaya Plaza bersih dari  pemandangan pedagang kaki lima yang melakukan jual beli di atas drainase dan juga di pinggir jalur utama, namun hal ini harus terus dipantau.

Satpol PP akan membuat posko guna mengawasi pedagang agar tidak membuka lapaknya lagi.(ddy)

LEAVE A REPLY