Satgas Covid -19 Pali Terbentuk Dan Siap Lawan Corona

0
1711
Gugus satagas Corona, Paling, Berita Pali, Covid -19

RUBRIK, PALI -Pemerintah telah menerbitkan protokol resmi penanganan kesehatan terkait covid -19, Masyarakat diminta mengikuti peraturan sesuai instruksi Pemerintah Pusat dalam skala nasional.

Peraturan ini diterbitkan untuk mengatasi penyebaran virus Corona yang telah menjadi masalah dunia.

Untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini pemerintah Indonesia telah menghimbau kepada seluruh wilayah Kabupaten/kota untuk siaga dalam mecegah penyebaran Covid-19 lebih luas.

oleh sebab itu, pemeriksaan kesehatan bagi warga  setiap daerah harus trus digalakan terutama bagi Warga yang baru tiba dari Negara lain maupun daerah Indonesia yang saat ini sedang menjadi zona merah penyebaran Virus Corona.

Di Kabupaten Pali warga yang baru tiba dari luar daerah diminta untuk langsung melapor ke petugas pananganan Covid-19 Desa, Kecamatan dan Kabupaten atau melalui jaringan telepon 119.

Baru-baru ini, WA (19) salah satu warga Dusun 1 Desa Madu Kincing, Kecamatan Penukal Utara, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), baru tiba dari Kota Bogor, dan langsung mendapatkan rentetan tes kesehatan dari satgas penanganan Covid-19, dan sementara dinyatakan sehat. Rabu (8/4/2020).

“Jika yang bersangkutan belum terdata di posko kita dirikan, maka tugas camat/kepala desa untuk menyampaikan kepada kami guna dilakukan pemeriksaan”, ujar Ketua Gugus Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten PALI Junaidi Anuar.

Junaidi mengatakan, jika yang bersangkutan tidak mengalami gejala batuk, pilek, suhu tinggi, berkenaan covid-19 maka di katagorikan OTG, jika sebaliknya maka yang bersangkutan di katagorikan ODP.

Kami tetap sarankan, lanjut Junaidi, agar tetap mengisolasi diri secara mandiri selama 14 hari. Petugas diminta mengawasi secara intens petugas posko yang ada di desa di monitor oleh tim PSC setempat, terangnya.

Sedangkan Jubir Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pali Dr. Zamir mengatakan, posko pemantauan didirikan untuk memantau arus keluar masuk orang dari luar ke Pali, tuturnya.

“Peran kita semua baik perangkat desa, ormas, LSM, masyarakat, bidan desa, dan lain sebagainya untuk melaporkan kepetugas terdekat agar bisa diperiksa kondisi kesehatan mereka yang melakukan perjalanan”.

Tampa peran serta semua pihak maka kerja tim satgas Covid-19 tidak akan maksimal,” Ujar Dr. Zamir.(*)

LEAVE A REPLY