Rencana Pengeboran sumur pengembangan AH-A5 Segera Terealisasi

0
1042

RUBRIK, PALI – Pertamina Hulu Energi Raja Tempirai (PHE Raja Tempirai) operator Wilayah Kerja Perusahaan (WKP) berencana melakukan pengeboran sumur pengembangan AH-A5, di Desa Air Hitam, Kecamatan Penungkal, Kabupaten PALI.

Project pengeboran pertama untuk PHE Raja Tempirai merupakan alih kelola wilayah kerja pada Juli 2019 lalu dari Blok Raja/ Pendopo JOB Pertamina – Golden Spike Ltd.

Sebagai persiapan pengeboran, PHE Raja Tempirai melakukan sosialisasi kepada jajaran Pemkab PALI, yang dilakukan secara offline dan online dengan penerapan protokol covid-19 pada Selasa (1/9).

Hadir langsung pada Sosialisasi tersebut Sekda yang mewakili Bupati PALI, Asisten 1, Asisten 2, Ketua DPRD PALI, Para Kepala Dinas, Kapolres PALI, Dandim 0404 Muara Enim, Camat, Kades serta Perangkat desa di Ruang Rapat Setda Kabupaten PALI. Dihadiri pula secara virtual oleh Kepala SKK Migas Perwakilan Sumatera Bagian Selatan, General Manager PHE Raja Tempirai, Field Manager PHE Raja Tempirai beserta jajaran managemen PHE Raja Tempirai.

Dalam Sambutannya Adiyanto Agus Handoyo, Kepala Perwakilan SKK Migas Perwakilan Sumbagsel menyebutkan bahwa program pengeboran yang dilakukan oleh PHE Raja Tempirai merupakan upaya untuk pemenuhan produksi Migas Nasional, “Dalam kondisi Pandemi Covid-19 tidak menyurutkan semangat SKK Migas dan KKKS PHE Raja Tempirai untuk terus melakukan kegiatan pengeboran, yang tentu saja mengedepankan aspek HSSE, kami sangat memerlukan dukungan semua terutama dari Pemkab”, Ujar Adi.

Hal senada diutarakan oleh Rahmad Wibowo, GM PHE Raja Tempirai yang memberikan apresiasi kepada Bupati PALI dan Jajaran atas kerjasama yang baik dalam mendukung persiapan pengeboran sumur AH-A5. “PHE Raja Tempirai mendapatkan dukungan yang luar biasa dari Pemkab PALI dan Muspika dalam pelaksanaan program kerja. Selain program pengeboran ini, kami juga telah melaksanakan program program kemasyarakatan di daerah Ring -1 terutama dalam pencegahan Penyebaran Covid-19”, Kata Rahmad.

“Kami berharap keberadaan kami sebagai operator wilayah kerja migas Raja/ Pendopo juga dapat memberikan kontribusi positif bagi _stakeholders_ sekitar untuk mewujudkan Indonesia Maju”, sambungnya.

Syahron Nazil, Sekda yang mewakili Bupati PALI mengatakan bahwa Pemkab PALI akan memberikan dukungan penuh atas kegiatan pengeboran yang dilakukan PHE Raja Tempirai, agar berjalan lancar serta berhasil serta berharap akan berdampak pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten PALI.

Kepada Awak Media setelah selesai Acara, Alamsyah, Field Manager PHE Raja Tempirai memberikan informasi lanjutan mengenai Program Pengeboran PHE Raja Tempirai. “Estimasi pengeboran akan dilakukan pada bulan september, dan saat ini PHE Raja Tempirai sedang melakukan persiapan pengeboran”, Ujar Alamsyah.

“Sumur ini merupakan sejarah buat kami, karena ini adalah sumur pertama yang akan di bor setelah alih kelola blok ke PHE Raja Tempirai. Dan kami akan terus mencari migas melalui program program yang berkelanjutan sehingga kami bisa ikut berkontribusi bagi pemenuhan energi nasional” Tutup Alamsyah.(*)

LEAVE A REPLY