Polres Tanggamus Gerebek Rumah Muncikari, Seorang Kakek dan Nenek Ikut Diamankan

0
709
Psk diamankan Polisi (ilustrasi) gbr:sampit.prokal.co

RUBRIK, PRINGSEWU – Petugas Satuan Reserse Kriminal (Satrekrim) Polres Tanggamus bersama Kepolisian Sektor (Polsek) Pringsewu berhasil mengamankan empat orang pekerja seks komersial (PSK) berikut satu orang terduga muncikari dan penyedia tempat.

Penangkapan dilakukan saat polisi menggrebek tempat prostitusi di Pekon Fajar Agung, Kecamatan Pringsewu, Senin (19/12/2016) sekira pukil 14.30 WIB.

Mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Ahmad Mamora, Kasat Reskrim AKP Hendra Saputra mengatakan, berdasarkan informasi masyarakat dan hasil penyelidikan Polres Tanggamus sehingga tempat prostitusi  berhasil diungkap.

Terduga muncikari dan penyedia tempat, SA (60) yang berstatus duda, dalam pemeriksaan mengakui selama lima bulan terakhir telah menyediakan tempat tetapi PSK secara sukarela datang sendiri ke rumah yang ditinggalinya, tidak mencarikan tamu untuk mereka.

“Anak-anak datang sendiri, saya hanya menyediakan tempat, tamu mereka membawa sendiri,” ujar SA.

Selain itu, empat PSK, RM (30), DS (24), CI (24) dan SI (26) kompak mengakui bahwa mereka datang sendiri ke rumah SA (60) dengan membawa pelanggan masing-masing.

“Benar Pak kami yang membawa tamu masing-masing, bapak hanya menyediakan tempat,” jawab mereka.

AKP Hendra menambahkan, selain mengamankan lima orang tersebut, dari dalam rumah diamankan seorang laki-laki SG (62) saat itu bersama seorang perempuan MA (50) yang bukan istrinya. Keduanya beralamat di Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu.

Pengakuan SG, ia bersama MA sedang bertamu ke rumah SA yang diakui merupakan pamannya, guna membahas pernikahannya dengan MA.

“SA paman saya, bicarakan tentang pernikahan dengan perempuan yang saya bawa, kebetulan MA dijodohkan paman dengan saya, kalo di rumah tidak enak dengan anak-anak saya,” ujarnya.

Dari penangkapan tersebut disita barang bukti satu helai kain sprei, sarung bantal, dan uang tunai Rp 200 ribu.

Saat ini ketujuh orang tersebut dalam pemeriksaan intensif di ruang Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Tanggamus yang dipimpin langsung oleh Kanit PPA Brigadir Primadona Laila.

“Sementara untuk penyedia tempat dan anak asuhnya kami persangkakan Pasal 296 KUHP Jo Pasal 506 KUHP atau Pasal 2 ayat (1) UU RI No 21 Tahun 2007 tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang, dengan ancaman satu tahun empat bulan dan untuk pasangan yang bukan suami istri masih kami lakukan penyidikan,” terang Primadona Laila.(fid)

 

LEAVE A REPLY