Polisi Simpulkan Misteri Bunuh Diri Anggota Brimob

0
738

Rubrikmedia.com, Nasional – Bripka Teguh Dwiyatno (45), anggota Detasemen A Satuan III Pelopor Bagian Logistik persenjataan, ditemukan tewas bunuh diri di garasi mobil.

Dia ditemukan tak bernyawa di Asrama Brimob di kawasan Kedaung, Pamulang, Tangeran Selatan, Senin (15/5/2017), sekitar pukul 07.00 WIB.

Ia tewas akibat peluru revolver yang menghantam kepala bagian kanan tembus hingga pelipis kiri. Saat ditemukan Teguh Dwiyatno masih berseragam lengkap dan membawa ransel.

Namun penyebab pasti bunuh diri itu masih didalami. Bripka Teguh Dwiyatno merupakan satu dari beberapa anggota Brimob yang diperiksa Propam Polri menyusul insiden peluru nyasar mengenai kaca jendela rumah Jazuli Juwaini.

Hasil uji proyektil peluru yang ditemukan di rumah Jazuli menyebutkan tembakan berasal dari senjata api milik Brimob.

Dari hasil penyelidikan, diketahui insiden tersebut berasal dari tembakan senjata laras panjang yang dipakai Bripka Teguh.

Untuk sementara, polisi menyimpulkan, Bripka Teguh bunuh diri karena merasa bersalah dan bertanggung jawab atas kejadian di rumah Jazuli.

“Berkaitan tembakan yang mengenai rumah anggota DPR, yang bersangkutan ini diperiksa secara intens. Diduga karena peristiwa tersebut dan pemeriksaan terhadap dirinya, korban menjadi stres dan melakukan bunuh diri,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Rikwanto, di Mabes Polri, Senin (15/7/2017).

Hari itu personel Brimob sedang menggelar latihan menembak di lapangan dekat rumah Jazuli. Diketahui, salah tembak ke rumah Jazuli tidak menimbulkan korban. Hanya mengenai kaca jendela yang membentuk lubang kaca bekas tembakan. (*)

Tribunnews.com

LEAVE A REPLY