Pimpinan ISIS Tewas?

0
362
Pimimpin ISIS, Abu Bakr Al-Baghdadi. | ist

Rubrikmedia.com, Internasional – Kementerian Pertahanan Rusia mengabarkan bahwa serangan udara yang dilakukan oleh Rusia kemungkinan menewaskan Abu Bakr Al-Baghdadi. Rusia mengklaim pihaknya telah menewaskan pemimpin ISIS tersebut, namun kebenarannya masih diperiksa.

Hal itu disampaikan melalui sebuah postingan di Facebook, Jumat (16/6/2017), dan disebutkan Kementerian Pertahanan Rusia tengah memeriksa kebenarannya.

Dalam pengumumannya, Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan ada 30 anggota militer dan 300 militan ISIS yang tewas akibat serangan udara yang dilakukan pesawat jet Su-35 dan Su-34.

Serangan tersebut menargetkan pertemuan yang dihadiri sejumlah petinggi ISIS di Raqqa, Suriah, 28 Mei.

“Menurut informasi yang sedang dicek kebenarannya, pemimpin ISIS (Abu Bakr Al-Baghdadi) juga sedang menghadiri pertemuan itu dan terdampak serangan tersebut,” demikian pernyataan Kementerian Pertahanan Rusia.

“Serangan itu kemungkinan telah menewaskan sang pemimpin tersebut,” ujar pernyataan itu.

Yang sudah dipastikan tewas dalam insiden serangan tersebut adalah sejumlah petinggi ISIS yaitu Abu al-Khadji al-Mysri, Ibrahim al-Naef al-Khadj, dan Suleiman al-Shauah.

Abu Bakr Al-Baghdadi selama ini menjadi teroris yang paling dicari oleh AS, yang Departemen Luar Negeri-nya menawarkan 25 juta dolar AS untuk informasi apapun terkait keberadaannya.

Sebelumnya, Abu Bakr Al-Baghdadi telah diklaim tewas dalam serangan udara di Raqqa, Sabtu (10/6/2017), oleh sebuah stasiun televisi Pemerintah Suriah.

Abu Bakr Al-Baghdadi dikatakan tewas dalam sebuah serangan udara di Raqqa, yang menewaskan tujuh orang warga sipil.

Adanya serangan udara tersebut dibenarkan oleh media berita ISIS, Amaq, dan organisasi HAM Syrian Observatory for Human Rights.

Tapi, tidak disebutkan apakah Abu Bakr Al-Baghdadi termasuk menjadi korban tewas akibat serangan tersebut.

Beberapa media asing juga menyebutkan bahwa sejumlah pengamat independen menanggapi skeptis klaim tersebut, yang disebut meragukan.

Jika klaim oleh Menteri Pertahanan Rusia ini terbukti benar, kematian Al-Baghdadi akan menjadi pencapaian besar kemiliteran Rusia, yang sejak 2015 mendukung rezim Suriah dalam konflik Suriah. (*)

(NBC News/CBS News)

LEAVE A REPLY