Petinju PALI Harus Jaga Sportivitas

0
326
Kabupaten PALI, Hery Amalkndo, Keuuaran Tinju KONI PALI, Berita Pali
Kejuaran Tinju Pali

RUBRIK, PALI – Sejumlah petinju amatir se- Sumsel bertanding memperebutkan piala KONI Pali yang digelar oleh Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) cabang Kabupaten PALI di Gedung Orkes Komplek Pertamina Talang Ubi, Pendopo.

Event selama empat hari tersebut  dimulai pada, tanggal  26 – 29 Desember dengan jumlah peserta sebanyak 57 atlet dari berbagai daerah di Provinsi Sumatera Selatan.

“Peserta dari Kabupaten Muba, OKUT, OKU, Palembang, OKI, Lubuk Linggau, Prabumulih dan tuan rumah sendiri. Untuk PALI menurunkan 17 atlet,” Terang Drs H Soemarjono, Ketua Umum Pertina PALI.

Sedangkan, Ketua DPRD PALI Drs. Soemarjono dalam kesempatannya menyampaikan bahwa event ini Selain manguji kemampuan atlit, event tersebut juga bertujuan menjaring atlet tinju untuk mewakili Kabupaten PALI.

“Kita akan jaring bakat dari anak-anak, kemudian akan kita bina supaya menjadi atlet profesional yang kemudian akan kita ikut sertakan dalam setiap event untuk mewakili PALI,” tukasnya.

Sementara itu, ketua pelaksana kegiatan Edy Suprapto menjelaskan, bahwa ada 17 kelas yang bakal dipertandingkan. Yakni kategori Mini Junior 28-33 kg, kategori Junior Putra 40-42-44-46-52-56-60-64 kg, kategori Putri Junior 42-44-46-48-57 kg, kategori Youth Putri 64 kg dan kategori Youth putra 56 kg.

“Untuk hadiah bagi pemenang ada uang pembinaan, medali dan piagam. Sementara untuk wasit, kita datangkan yang telah mempunyai lisensi,” jelasnya.

Dalam Kejuaraan Tinju Amatir se-Sumsel piala KONI PALI, dibuka langsung oleh Ketua Umum KONI PALI, Heri Amalindo dan dihadiri sejumlah kepala OPD serta perwakilan pengurus Pertina Sumsel.

“Mari berlomba, tetapi jaga sportivitas. Kejarlah prestasi tetapi jaga kesatuan dan persatuan, karena kemenangan bukan dari segala-galanya. Jadilah satria didalam dan diluar ring,” pesan Heri Amalindo.

Ketua umum KONI PALI yang juga Bupati PALI ini menyarankan agar kejuaraan serupa bisa dilaksanakan secara rutin, untuk menggali potensi putra-putri PALI dibidang olahraga tinju.

“Kalau memungkinkan, setiap tiga bulan sekali kita gelar kegiatan seperti ini. Sebab, dari amatirlah atlet tinju akan menjadi profesional,” Tandasnya. (*/Tdy)

LEAVE A REPLY