Pesawat Tempur Milik TNI AU Jatuh di Permukiman Warga, 3 Rumah Rusak

0
1087
peswat tempur TNI AU jatuh dan merusak rumah warga di Riau, tidak ada kprban jiwa dan pilot pesat juga selamat, salah satu rumah rusak tertimpa kursi pilot, Peswat Tempur TNI AU jenis Hwak TT-0209, Riau
Sebuah pesawat tempur dengan jenis hawk milik TNI AU jatuh di permukiman warga dan merusak 3 rumah milik warga di Jalan Sialang Desa Kubang Jaya Kecamatan Siak Hulu Kabuaten Kampar, Riau pada Senin (15/6) sekitar pukul 08.00 WIB / sumber : liputan6.com

RUBRIK, RIAU – Sebuah pesawat tempur dengan jenis hawk milik TNI AU jatuh dan meledak di permukiman warga Jalan Sialang Desa Kubang Jaya Kecamatan Siak Hulu Kabuaten Kampar, Riau pada Senin (15/6) sekitar pukul 08.00 WIB.

Megutip Merdeka.com, meskipun tidak ada korban jiwa termasuk pilot yang dilaporkan selamat,  namun insiden jatuhnya pesawat tempur milik TNI AU tersebut merusak tiga rumah warga rusak. Salah satunya adalah rumah milik warga bernama Emwir.

“Tidak ada keluarga saya yang kena, karena kursi pilotnya sempat nyangkut di atap rumah mertua saya itu,” kata menantu Emwir yang enggan menyebutkan namanya.

Ia menambahkan bahwa kursi pelontar berjarak 25 meter dari lokasi bangkai pesawat.

“Hanya kursi saja yang nyangkut di atap, tapi tak kelihatan pilotnya,” katanya.

Insiden jatuhnya pesawat yang mengenai sebagian rumah warga menjadi tontonan warga setempat. Bahkan terlihat juga sejumlah personel TNI AU berjaga di halaman rumah dan melarang jurnalis untuk masuk mengambil gambar.

Sementara itu menurut keterangan Eti Marni bersama suami yang menjadi saksi jatuhnya pesawat TNI AU di salah satu desa di Riau tersebut mengatakan bahwa ia dan suami ikut mengevakuasi pilot pesawat tempur Hawk 0209 saat mendarat di sekitaran rumahnya.

Eti juga mengatakan bahwa lokasi pendaratan pilot berjarak sekitar 100 meter dari rumahnya. Sebelum kejadian dia mendengar beberapa pesawat tempur melintas langit di atas rumahnya. Tiba-tiba mendengar  suara ledakan keras yang mengejutkannya.

“Kami lihat pilotnya satu orang, kondisinya selamat. Dia mendarat di dekat rumah tetangga,” kata Sri di lokasi kejadian jatuhnya peswat.

“Saya sama suami dengar suara ledakan. Kami langsung ke luar rumah,” kata Eti.

Eti menambahkan saat berada di luar rumah ia melihat seseorang menggunakan helm dan parasut masih berada di atas udara. Lalu pilot itu mendarat tak jauh dari kediamannya.

“Suami saya tadi membantu membuka helm pilot itu. Tapi untuk membuka sabuk yang terpasang di badan pilot enggak bisa karena keras,” kata Eti. (dw/us)

 

LEAVE A REPLY