Pernyataan RS Islam Soal Penolakan Pasien, Ini Hanya Mis Komunikasi ?

0
1063

RUBRIK, KOTAMETRO – Sempat Beredar pemberitaan terkait penolakan pasien yang terseret arus Irigasi di 21A Yosorejo akhirnya pihak Rumah Sakit Islam (RSI) Kota Metro menyambangi rumah korban untuk ber belasungkawa sekaligus mengklarivikasi  terkait insident yang berakhir duka. (5/10/2029).

Pihak Rumah Sakit (RS) Islam Kota Metro menyambangi kediaman almarhumah Zhairah Hanin Dita (10), di Kelurahan Yosorejo, Kecamatan Metro Timur yang meninggal dunia akibat terseret arus saluran air di dekat rumahnya, Senin (5/10/2020).

Dalam pertemuan antara keluarga tersebut pihak RS. Islam menyangkal adanya penolakan saat korban dibawa ke IGD, bahwa di saat waktu sama, posisi RS. Islam sedang mensterilkan seluruh ruangan, termasuk di IGD lantara adanya pegawai RS. Islam terjangkit positif Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

“Saat itu kami sterilkan ruangan IGD, bukan tidak ada dokter jaga, tapi dokter jaga ada di belakang. Mungkin saat itu keluarga korban terburu-buru dan panik sehingga langsung pergi meninggalkan RSI,” ujar Humas RS. Islam di depan orang tua korban.”terang pihak RS Islam.

Atas peristiwa itu, pihak RS. Islam meminta maaf atas pelayanan yang tidak maksimal saat menangani korban dan memohon pemakluman karena kondisi pada saat itu beririsan dengan kesibukan menjalani rapid test guna antisipasi penularan yang lebih luas.

“Ini mis komunikasi saja, bukan kami mengabaikan pasien dan bukantidak ada dokter jaga, namun itu tadi lantaran ruang masih disterilkan,” tambahnya.

Pihak RS. Islam sekali lagi mengucapkan turut berduka cita sedalam-dalamnya atas musibah yang menimpa keluarga korban.(*)

LEAVE A REPLY