Pemkot Metro Gelar Rapat Forum Gabungan Organisasi dengan Tema “Melalui Forum Perangkat Daerah Kita Wujudkan Metro Sejahtera Dengan Memperkuat Insfrastruktur yang Berwawasan Lingkungan”

0
85
Wali Kota Metro, Ketua DPRD Kota Metro, Kepala OPD Kota Metro, Rapat Gabungan Oganisasi, Infastruktur Metro
Pairin Hadiri Rapat Forum Gabungan Oganisasi

Dengan mengusung tema tema “Melalui Forum Perangkat Daerah Kita Wujudkan Metro Sejahtera Dengan Memperkuat Insfrastruktur yang Berwawasan Lingkungan” Pemerintah Kota Metro melalui Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah) Kota Metro menggelar acara Forum Gabungan Organisasi Perangkat Daerah Pemkot Metro.

Acara yang dilaksanakan pada Senin (17/02/2020) itu turut mengundang Walikota Metro, Wakil Walikota Metro, Sekda Kota Metro, Anggota DPRD Kota Metro, Para Asisten Kota Metro, Para Staf Ahli, Kepala OPD se-Kota Metro, Camat Lurah se-Kota Metro, Tim Teknis, serta Tamu Undangan.

Dalam sambutan yang disampaikan oleh Bangkit Haryo Utomo selaku Kepala Bappeda meyampaikan bahwa maksud dari diadakannya kegiatan forum tersebut adalah untuk mensinkronkan pelaksanaan urusan pemerintah daerah sesuai tupoksinya masing-masing. Forum ini juga merupakan sebuah rangkaian guna penyusunan kegiatan dan sub kegiatan pembangunan daerah Kota Metro.

Bangkit juga mengatakan bahwa hasil dari rapat Forum Gabungan Orgfanisasi Perangkat Daeah akan dipertajam melalui Musyawaah Perencanaan Pembangunan.

Ia juga menambahkan bahwa sesuai dengan Visi Kota Metro yaitu Mewujudkan Kota Metro Sebagai Kota Pendidikan dan Wisata Keluarga Berbasis Ekonomi Kerakyatan Berlandaskan Pembangunan Partisipatif, untuk tahun terakhir kepemimpinan Walikota dan Wakil Walikota Metro, ia berharap untuk seluruh target kinerja dapat dicapai secara optimal.

Selain itu Ahcmad Pairin, selaku Wali Kota Metro mengatakan bahwa untuk melakukan kegiatan pembangunan dilakukan namun harus  menyesuaikan anggaran.

“Berkaitan dengan masukan dari Ketua DPRD Kota Metro, maka akan diprioritaskan secara maksimal, namun tetap menyesuaikan anggaran. Dalam kegiatan pembangunan diprioritaskan untuk belanja publik, sebab prioritas kegiatan adalah lokus dan sasaran yang tepat bukan keinginan orang ke orang. Kemudian pembangunan secara regulasi dan secara teknis yang dilaksanakan, lokus sasaran kegiatan diprioritaskan pada aspek selain asas manfaat namun juga azas pemerataan, sehingga jangan sampai ada kepincangan, dan pelaksanaan kegiatan mempertimbangkan kebijakan pusat, maka pembangunan tidak boleh berdiri sendiri, akan tetapi tetap harus bernaung,” tegas Pairin.  *metro.go.id

LEAVE A REPLY